Tuesday, January 20, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Hingga Awal Juni 10 Orang Meninggal, Kasat Lantas Polres Belu Beberkan Dominan Penyebab Lakalantasnya dan Beri Himbauan Penting Ini!

ATAMBUA, The East Indonesia – Hingga awal Juni 2025 telah terjadi 32 kasus berdasarkan data Lakalantas di Wilayah hukum Kepolisian Resort Belu.

Hal ini disampaikan Kapolres Belu, AKBP Benny Miniani Arief, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Belu, IPTU Marthen Luther Petterson, SH saat diwawancarai awak media ini di ruang kerjanya, Rabu 4 Juni 2025.

Kasat Lantas Polres Belu ini menerangkan bahwa dari 32 kasus tersebut 10 orang Meninggal Dunia (MD), 14 orang mengalami Luka Berat dan 54 orang mengalami Luka Ringan.

Sementara itu, kerugian Materiil atas 32 kasus Lakalantas ini diperkirakan mencapai Rp. 100 juta lebih.

“Kasus-kasus Lakalantas ini bermula dari pelanggaran Lalulintas. Kebanyakan korban Meninggal Dunia itu penyebabnya cedera kepala berat yang dikarenakan korban tidak menggunakan Helm. Para korban Lakalantas sering dibawah pengaruh minum minuman keras,” pungkas IPTU Petter.

Ditambahkan, “Lakalantas yang terjadi sampai saat ini didominasi oleh Kendaraan roda dua.”

Sering terjadinya pelanggaran lalulintas inilah yang membuat pihak Satlantas Polres Belu sangat masif dalam memberikan himbauan, teguran hingga lakukan penilangan terhadap pengguna jalan.

“Kami juga terus menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu patuh dan taat terhadap aturan berlalu lintas sehingga terciptanya keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran dalam berlalulintas,” pungkas IPTU Petter.

Tingginya angka Lakalantas di Wilayah hukum Polres Belu ini, menurut Kasat Lantas Polres Belu perlu ada penanganan dan pencegahan secara bersama oleh stakeholder terkait dan masyarakat pengguna jalan itu sendiri. (Ronny)

Popular Articles