Monday, February 23, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pererat Kemitraan, BPJS Kesehatan Atambua Gandeng Badan Usaha dan Media Massa Gelar Kegiatan Ini!

ATAMBUA, The East Indonesia – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan sinergi antara BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Badan Usaha dan Media Gathering BPJS Kesehatan Tahun 2025.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi, berbagi informasi terkini mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta memperkuat kolaborasi dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.

Kegiatan di Aula Hotel Nusantara 1 Atambua, Kamis, 6 November 2025 ini digelar dengan Tema, “Sinergi untuk Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional dan Produktivitas Badan Usaha melalui Healthy Habits”.

Melalui tema “Healthy Habits” atau kebiasaan hidup sehat, diharapkan bisa mendorong budaya hidup sehat di lingkungan kerja mulai dari menjaga pola makan, berolahraga secara rutin, hingga menjaga kesehatan mental.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua dr. Sarwika Meuseke; PLT. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Belu Vinsensius Mau; Kabid HIPK Disnakertrans Kabupaten Belu M. Erni Ganggas; perwakilan belasan badan usaha, serta Insan Pers mitra BPJS Kesehatan Atambua.

Membuka acara tersebut, Kepala DPMPTSP Kabupaten Belu, Vinsensius Mau menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPJS Kesehatan menggelar pertemuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPJS Kesehatan atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini. Kami berharap, melalui sinergi yang baik dengan media, informasi mengenai program BPJS Kesehatan dapat tersampaikan secara akurat dan komprehensif kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Vincen Mau.

PLT Kadis DPMPTSP Belu menerangkan bahwa, pemahaman yang baik terhadap program JKN akan mendorong partisipasi aktif masyarakat sehingga akan berdampak positif pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua dr. Sarwika Meuseke menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan antara BPJS Kesehatan dengan pelaku usaha dan media.

Disampaikan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS) telah menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berkeadilan sosial.

Saat ini, 98% penduduk Indonesia telah terlindungi dalam program JKN, termasuk masyarakat di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu dan sekitarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua mengakui bahwa capaian ini tentu tidak bisa kita raih tanpa sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dunia usaha, serta peran media dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak. Mari kita terus bersinergi dan berinovasi demi keberlanjutan Program JKN. Partisipasi dan kontribusi rekan media dan Badan Usaha merupakan bagian penting dalam mendukung upaya BPJS Kesehatan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN,” pinta Sarwika Meuseke. (Ronny)

Popular Articles