SINGARAJA, The East Indonesia – Relawan Nyama Braya Gibran Buleleng resmi membentuk kepengurusan, pada Sabtu, (9/11). Relawan ini diharapkan menjadi motor penggerak dukungan politik menuju Pemilu 2029.
Selain fokus politik, relawan ini juga berkomitmen untuk mengawal program pemerintah pusat dan daerah. Relawan akan membentuk wadah aspirasi bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan keadilan sosial.
Para pengurus pun di isi sejumlah tokoh senior dan politisi kawakan. Dimana Relawan Nyama Braya Gibran Buleleng dipimpin Kadek Yudi Udayana Yadnya, sosok muda yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Buleleng.
Ketua Relawan Nyama Braya Gibran Bali, Dewa Nyoman Sukrawan, mengatakan, Relawan Nyama Braya Gibran Buleleng sejatinya telah terbentuk sejak satu tahun lalu. Namun, saat itu dalam tahap final dalam pengisian pengurus.
”Relawan melibatkan berbagai kalangan, termasuk mantan birokrat dan politisi lintas partai,”jelas Sukrawan
Sukrawan menegaskan tujuan utama dari penyusunan ulang struktur ini adalah untuk memperkuat basis dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran di Pemilu 2029.
“Hari ini kita lengkapi. Sekaligus menghangatkan mesin politik agar konsolidasi relawan ini berjalan baik,” tambah Sukrawan .
Politisi asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan menyebutkan akan membuka peluang bagi siapa pun yang ingin berkontribusi tanpa harus meninggalkan partainya.
“ Yang jelas ini relawan, kalau niat ke partai politik silakan. Bahkan pengurus PDI Perjuangan pun kalau masuk jadi relawan kami terima,” kata Sukrawan.
Hingga saat ini, jumlah anggota relawan di Buleleng saat ini mencapai 11 ribu orang, sementara di tingkat provinsi telah menyentuh angka 80 ribu anggota.
“Masih kecil jumlah dari pemilih Bali sekitar 3 juta, kita target lebih sasar setengahnya,” Tandas Sukrawan.
Pengurus Relawan Nyama Braya Gibran Buleleng Terbentuk, Perkuat Kekutan Politik Pemilu 2029


