ATAMBUA, The East Indonesia – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belu menggelar acara perayaan Natal dan Tahun Baru bersama Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bawaslu Belu ini berjalan baik dengan nuansa penuh kehangatan dan kekeluargaan, pada Jumat, 9 Januari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Komisioner Bawaslu Belu, Ketua Pena Batas RI-RDTL dan rekan-rekan Jurnalis baik dari Televisi, media cetak, maupun online serta Staf Bawaslu Kabupaten Belu.
Acara diawali dengan ibadah syukur bersama sebagai bentuk refleksi atas penyertaan Tuhan selama setahun terakhir.
Momen ini juga menjadi ajang memperkuat sinergitas antara pengawas pemilu dan insan pers di wilayah perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Belu pun memberikan piagam penghargaan kepada Pena Batas RI-RDTL.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan peran aktif para jurnalis dalam mengawal pengawasan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024.
Piagam penghargaan diserahkan dan ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Belu, Agustinus Bau, S.Fil, kepada Ketua Pena Batas RI-RDTL, Yansen Bau.
Ketua Bawaslu Belu, Agustinus Bau, S.Fil dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa atas nama pribadi dan lembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Belu mengucapkan Selamat Natal 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026.
Dikatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan pengawasan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang telah telah lalui bersama.
Ketua Bawaslu menuturkan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak dapat dilepaskan dari peran berbagai pihak, salah satunya insan pers.
“Melalui kesempatan yang berbahagia ini, Bawaslu Kabupaten Belu menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI–RDTL atas dukungan, kerja sama, serta peran aktif dalam mengawal proses demokrasi. Rekan-rekan jurnalis telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat,” tutur Agus Bau.
Ketua Bawaslu Belu berharap, kedepannya hubungan baik dan kerja sama ini terus terjalin dan semakin diperkuat, demi terwujudnya demokrasi yang bermartabat, transparan, dan berkeadilan.
Sementara itu, Ketua Pena Batas RI-RDTL, Yansen Bau menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada Bawaslu Kabupaten Belu atas terselenggaranya kegiatan yang bermakna ini.
“Sebagai insan pers yang bekerja di wilayah perbatasan RI–RDTL, kami menyadari bahwa tugas jurnalistik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga nilai-nilai demokrasi, kejujuran, dan keadilan. Dalam konteks tersebut, kemitraan antara jurnalis dan Bawaslu menjadi sangat penting, khususnya dalam mengawal Pemilu dan Pemilihan Serentak,” pungkasnya.
Lanjut Ketua Pena Batas RI-RDTL, “Kami mengapresiasi keterbukaan, komunikasi, dan sinergitas yang telah terjalin baik antara Bawaslu Kabupaten Belu dan Pena Batas RI–RDTL. Kerja sama ini menjadi fondasi kuat dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.”
Ketua Pena Batas RI-RDTL juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas piagam penghargaan yang diberikan oleh Bawaslu Kabupaten Belu kepada Pena Batas RI–RDTL.
“Kami berharap, ke depan sinergi yang telah terbangun ini dapat terus ditingkatkan, demi terciptanya demokrasi yang sehat, damai, dan bermartabat, khususnya di wilayah perbatasan yang kita cintai bersama,” pinta Yansen Bau.
Untuk diketahui, Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan yang terus terjaga antara Bawaslu dan awak media di garda terdepan perbatasan RI-RDTL. (Ronny)


