Wednesday, February 4, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

UMKM Bali Pure Sembiran Buleleng Raih Penghargaan Terbaik II Inovasi Produk Aman dan Berkelanjutan dari BPOM

SINGARAJA, The East Indonesia – UMKM Bali Pure asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, berhasil meraih Penghargaan Terbaik II Lomba Inovasi UMKM Produk Aman dan Berkelanjutan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penghargaan tersebut diumumkan pada 29 Januari 2026 di Jakarta, bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-25 BPOM.

Dikonfirmasi via telepon, Selasa, (3/2), Ketut Sumayana selaku owner dan pengelola Bali Pure mengatakan Penghargaan ini diberikan oleh BPOM sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku UMKM yang mampu menghadirkan inovasi produk yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga aman bagi konsumen dan berkelanjutan bagi lingkungan. “Tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan untuk komoditas pangan di tingkat Provinsi,” ujarnya.

Lebih jauh disampaikan, bagi Bali Pure, capaian ini menjadi bukti nyata prestasi sekaligus pengakuan atas eksistensi UMKM Buleleng di tingkat nasional. Penghargaan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat pelaku UMKM lokal agar terus berkembang dan mampu bersaing dengan produk industri skala besar, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan keberlanjutan produk.

“Peran Bali Pure dalam menciptakan produk yang aman dan berkelanjutan diwujudkan melalui penggunaan bahan-bahan alami berbasis lokal serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan arahan BPOM. Selama proses produksi, Bali Pure juga mendapatkan pendampingan langsung dari LOKA POM Buleleng,”imbuhnya.

Diungkapkan oleh Sumayana, Inovasi unggulan Bali Pure terletak pada pengolahan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) menjadi produk bernilai tambah berupa body oil dan sabun VCO. Tidak hanya itu, air kelapa yang biasanya menjadi limbah dalam produksi VCO dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku sabun mandi, sejalan dengan konsep zero waste yang diterapkan perusahaan.

“Seluruh proses produksi dilakukan di Desa Sembiran dengan melibatkan lebih dari 20 tenaga kerja lokal, termasuk kelompok tani, ibu rumah tangga, dan remaja desa. Penggunaan bahan alami yang ramah lingkungan serta pemberdayaan masyarakat lokal menjadi faktor penting yang mengantarkan Bali Pure meraih penghargaan tersebut,”tegasnya.

Ditambahkan oleh Suma, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, khususnya Dinas Dagperinkop UKM Buleleng melalui pendampingan PLUT Singaraja, serta pembinaan dari LOKA POM Buleleng di bawah kepemimpinan Rai Gunawan, S.Farm., Apt, beserta tim.

Diakhir, Suma menjelaskan selain fokus pada kualitas produk, Bali Pure juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Perusahaan secara rutin menyalurkan bantuan sembako dan zakat kepada masyarakat sekitar, serta memberikan jaminan penggantian produk apabila ditemukan kerusakan sebelum masa kedaluwarsa.

“Capaian kami ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi UMKM lainnya di Buleleng untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan berkontribusi dalam membangun ekonomi daerah yang berdaya saing, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(Wis)

Popular Articles