SINGARAJA, The East Indonesia – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan set seragam kepada pecalang di empat belas banjar adat lingkup Desa Adat Buleleng. Bantuan seragam ini menurutnya akan mendorong semangat untuk melakukan pengamanan di wilayah desa adat.
Bertempat di Setra Desa Adat Buleleng, Sabtu (7/2), Gubernur Koster menyerahkan bantuan berupa set seragam untuk pecalang di empat belas banjar adat di wewidangan Desa Adat Buleleng. Bantuan seragam pecalang ini diberikan melalui Perumda Kerta Bali Saguna dengan total anggaran dua ratus juta lebih.
Disela-sela kegiatan, Bupati Sutjidra menyampaikan bantuan set seragam diserahkan kepada 503 pecalang. Ia berharap ini menjadi pelecut semangat pecalang sebagai satuan pengamanan di wilayah desa adat. “Bantuan itu merupakan jawaban dari audiensi yang dilakukan Desa Adat Buleleng pada tahun lalu,”ungkapnya.
Ditempat yang sama, Gubernur Koster menyampaikan peranan pecalang sebagai satuan pengamanan sangat penting. Utamanya dalam keadaan mendesak terkait keamanan di Bali diluar institusi TNI/Polri. “Kontribusinya untuk Bali sangat besar. Untuk itu rencananya pemerintah akan memberikan kesejahteraan untuk pecalang untuk memperkuat keberadaan desa adat di Bali,” ujar Gubernur Koster.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Kusuma Putra, Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Ni Kadek Turkini, Camat Buleleng, serta pecalang dari 14 banjar adat lingkup desa adat Buleleng.(Wis)


