Wednesday, February 11, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dukung PHTC Presiden Prabowo, Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan CKG di Sekolah

JAKARTA, The East Indonesia – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan ke SMP Kristen IPEKA Sunter, Jakarta Utara, pada Selasa (10/2). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), program prioritas Presiden yang kini telah genap berjalan selama satu tahun.

Menteri Mu’ti melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Tanjung Priok. “Program ini dimaksudkan sebagai bagian dari pelaksanaan program prioritas Bapak Presiden untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk melakukan tracing atau deteksi dini mengenai kesehatan anak-anak yang ada di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Hingga saat ini, CKG telah menjangkau sekitar 25 juta siswa di 202.284 sekolah di seluruh Indonesia. Menteri Mu’ti menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut penting agar siswa mengetahui kondisi fisik mereka untuk mendukung kelancaran belajar.

“Tujuannya bukan untuk memberikan punishment atau vonis bahwa anak itu sakit atau apa, tapi memberikan informasi mengenai kebugaran anak-anak kita. Dengan badan yang sehat, mereka akan menjadi generasi yang kuat dan berprestasi,” jelasnya.

Dua siswa SMP IPEKA Sunter, Nathan Emmanuel Winoto dan Calissta Hendarto, turut menceritakan pengalaman yang mereka rasakan. Nathan mengungkapkan bahwa melalui pemeriksaan ini, ia mengetahui adanya gangguan mata yang meningkat.

“Salah satunya adalah kondisi mata saya, yang menganjurkan saya untuk segera langsung ke dokter (mata) untuk pengecekan lebih lanjut. Dan, faktanya itu secara langsung membantu saya karena faktanya minus saya bertambah lumayan banyak, sehingga itu membantu saya dalam berbagai aspek, terutama ketika saya belajar karena itu meningkatkan kenyamanan saya untuk belajar,” ujar Nathan.

“Terima kasih banyak melalui program ini. Ini kali kedua saya melakukan program ini dan saya merasa sangat terbantu melalui program ini,” imbuh Calissta.

Evaluasi Satu Tahun Program
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kementerian Kesehatan), Asnawi Abdullah, menyampaikan evaluasi satu tahun berjalannya program ini. Berdasarkan data Kemenkes, masalah kesehatan yang paling sering ditemukan pada anak sekolah adalah masalah gigi dan gejala hipertensi.

“Tahun ini kita melakukan tidak hanya cek kesehatan, tapi juga follow up-nya. Dari hasil evaluasi, masalah gigi dan hipertensi sudah mulai muncul di anak sekolah. Kita ingin 130 juta masyarakat bisa terlayani untuk menekan beban penyakit katastropik di masa depan,” jelas Asnawi.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, yang juga hadir, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan secara preventif. Ia mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup hingga mengajak masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin dan sesegera mungkin. “Periksa lebih cepat, lebih baik,” tegasnya.(*)

Popular Articles