ATAMBUA, The East Indonesia – Suasana khidmat menyelimuti ruang Media Center Lapas Kelas IIB Atambua pada Kamis (12/2).
Di sana, Kepala Lapas Bambang Hendra Setyawan duduk berdampingan dengan enam warga binaan Muslim untuk mengikuti tausiyah virtual menyambut bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham NTT.
Tausiyah yang bertemakan “Keutamaan dan Hakikat Ramadhan” dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, berlangsung khidmat melalui media konferensi video (Zoom Meeting), melalui koneksi Zoom yang terhubung ke seluruh Lapas dan Rutan se-NTT.
Dalam pesannya, ditekankan bahwa Ramadhan adalah momentum emas untuk tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa.
“Puasa bukan cuma soal menahan lapar, tapi soal melatih sabar dan ikhlas. Bagi warga binaan, ini adalah waktu terbaik untuk introspeksi diri agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang baru,” ungkap Kakanwil dalam ceramahnya.
Kalapas Atambua, Bambang Hendra Setyawan, menegaskan bahwa pembinaan kepribadian seperti ini adalah kunci dari proses reintegrasi sosial.
Ia berkomitmen memberikan ruang spiritual bagi warga binaan agar mereka memiliki bekal moral yang kokoh.
Meski terhalang layar digital, antusiasme warga binaan tidak surut. Rian, salah satu peserta, mengaku tersentuh dengan materi yang disampaikan.
“Pesan dari Kakanwil jadi penyemangat. Walaupun di dalam (Lapas), kami tetap ingin istiqomah beribadah,” ujarnya tulus.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petugas Lapas semakin berintegritas dalam bekerja, sementara warga binaan semakin mantap melangkah menuju perubahan perilaku yang positif. (Ronny)


