SINGARAJA, The East Indonesia – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak petani subak/abian untuk mengelola lahan-lahan kritis dengan menanam tanaman produktif.
Ajakan itu disampaikan Bupati Sutjidra saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Azana Style Hotel Singaraja, Senin (2/3). Sosialisasi dan Bimtek ini merupakan program inisiatif dari Anggota DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama untuk mendukung program pemerintah pusat dalam rangka pelestarian lingkungan. Dalam kesempatan itu dibagikan 4.000 bibit tanaman Durian Musang King, mangga, jambu kristal, jambu air, nangka, dan alpukat kepada 10 Kelompok Tani Abian/Subak di Buleleng.
Dalam arahannya Bupati Sutjidra mengajak para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Subak/Abian yang kali ini mendapatkan bantuan bibit produktif untuk bersama-sama mengelola lahan kritis di wilayahnya masing-masing. Karena alih fungsi lahan yang semakin marak maka ini menjadi salah satu upaya mengembalikan lahan kritis menjadi produktif kembali. “Mudah-mudahan dengan pemberian bantuan ini sekaligus memperbaiki lahan kritis yang ada di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
Bupati Sutjidra menambahkan banyak lahan pertanian pangan yang dialih fungsikan untuk menanam tanaman hortikultura atau untuk pembibitan. Sehingga menurunkan kesuburan tanah. Untuk itu Ia berharap bantuan ini menyasar Kelompok Tani Subak/Abian lainnya sehingga rehabilitasi lahan di Buleleng lebih merata.
“Potensi kebun di Kabupaten Buleleng sekitar seratus ribu hektar, sehingga kalau bantuan bibit ini berjalan maka selain menyelamatkan lahan kritis ini juga bisa menjadi penggerak ekonomi untuk masyarakat,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Anggota DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama menyampaikan bantuan bibit ini membawa harapan kesejahteraan untuk masyarakat. Ia menyampaikan lingkungan yang lestari harus beriringan dengan kesejahteraan rakyat. Pemerintah daerah harus memberantas kemiskinan salah satu caranya dengan memanfaatkan lahan kritis menjadi lahan produktif yang bisa menghasilkan komoditas pangan.
“Kepada kelompok tani penerima bantuan tanaman apa yang kita prohramkan agar di tanam dan dipelihara dengan baik,” ungkapnya.
Turut hadir Anggota DPRD Buleleng Anak Agung Ketut Widya Putra, Anggota DPRD Tabanan Putu Yuni Widyadnyani, Tokoh Masyarakat Dewa Gede Sugiharto, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Unda Anyar, Kepala UPTD KPH Bali Utara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Camat Seririt, Camat Gerokgak, Kepala Bagian Prokompim Buleleng.(Wis)


