Saturday, March 7, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Rakyat sebagai Wujud Pelembagaan Pancasila ke-5

SUKABUMI, The East Indonesia – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang mencerminkan pelembagaan sila ke- 5 Pancasila yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Hal ini tercermin melalui perluasan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan.

Menurut Wamen Fajar, Sekolah Rakyat menunjukkan kehadiran negara dalam memastikan anak-anak dari latar belakang sosial ekonomi yang berat tetap memperoleh kesempatan belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, ia menyebut Sekolah Rakyat adalah inisiatif cemerlang dari Presiden Prabowo sebagai jembatan emas bagi anak-anak untuk mengubah masa depan mereka melalui pendidikan.

“Sekolah Rakyat ini adalah jembatan emas bagi adik-adik yang diinisiasi oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar kelak menjadi orang hebat yang bisa membanggakan orang tua dan membantu sesama,” ujar Wamen Fajar saat mengunjungi Sekolah Rakyat di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/3), sekaligus berdialog dengan Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi, Ihsan Alma’ruf, dan menyapa langsung para siswa di kelas.

Dalam dialog tersebut, Wamen Fajar juga menanyakan kegiatan belajar para siswa. Salah satu siswa menjelaskan bahwa mereka sedang mempelajari koding sebagai bagian dari pembelajaran yang menyiapkan keterampilan masa depan. Ia kagum dengan semangat dan cita-cita para siswa. Dalam perbincangan itu, para siswa menyampaikan berbagai impian mereka, mulai dari ingin kuliah di kampus ternama, menjadi dokter, hingga ada yang bercita-cita belajar ke Jepang dan bahkan ke Inggris untuk mendalami industri sepak bola.

“Cita-cita adik-adik ini luar biasa. Jangan pernah ragu bermimpi besar. Terus belajar, karena masa depan bisa diraih oleh siapa saja yang mau berusaha. Keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan oleh karakter dan kebiasaan baik. Ciri orang sukses adalah rajin belajar, disiplin, kerja keras, jujur, taat beribadah, serta memiliki semangat membantu sesama,” tutur Wamen Fajar.

Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan agar 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) dan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) dapat dilaksanakan di Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program prioritas Kemendikdasmen, terlebih dengan sistem sekolah berasrama yang dinilainya sangat memungkinkan pembiasaan tersebut diterapkan secara konsisten.

Pada kesempatan yang sama, Ihsan Alma’ruf menyampaikan bahwa pada jenjang SMP saat ini terdapat sekitar 100 siswa dengan keterwakilan dari berbagai kecamatan. Para siswa yang berasal dari latar belakang keluarga rentan kini mulai tumbuh lebih percaya diri dan mendapatkan lingkungan belajar yang lebih baik dengan dukungan fasilitas pendidikan yang memadai dari negara.

Menutup kunjungannya, Wamendikdasmen memotivasi para siswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan yang mereka terima dengan penuh kesungguhan. “Adik-adik di sini memiliki kesempatan yang sangat berharga. Belajarlah sungguh-sungguh, raih cita-cita setinggi mungkin, dan kelak jadilah orang yang bisa membantu sesama serta memberi manfaat bagi bangsa,” pesan Fajar.(*)

Popular Articles