SINGARAJA, The East Indonesia – Antusiasme masyarakat tampak mewarnai pelaksanaan Gelar Pangan Lokal (GPL), Gerakan Pangan Murah (GPM), dan Lomba Makan Buah Lokal yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam rangka memeriahkan rangkaian HUT ke-422 Kota Singaraja, Minggu (8/3). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang disiapkan untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi merayakan hari jadi Kota Singaraja.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang hadir dan berbaur dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat menunjukkan dukungan terhadap berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan pemerintah daerah.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa dalam menyambut HUT ke-422 Kota Singaraja. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah hadir dan berbaur dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Sutjidra menjelaskan bahwa pelaksanaan GPL dan GPM merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan, khususnya menjelang hari besar keagamaan seperti Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kita berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi pelaku usaha untuk menghadirkan beragam produk unggulan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai gizi dan kearifan lokal,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan puluhan pelaku usaha yang menghadirkan berbagai produk pangan lokal. Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah promosi bagi produk-produk unggulan daerah.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan lokal, dalam kegiatan ini juga digelar lomba makan buah lokal yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Sutjidra mengungkapkan bahwa lomba tersebut merupakan kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Singaraja.
“Lomba makan buah ini pertama kali kita adakan. Gagasannya adalah bagaimana potensi buah-buah lokal Buleleng dapat kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, lomba tersebut sekaligus menjadi kampanye untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap buah-buahan lokal yang menjadi kekayaan alam Buleleng, seperti salak Busungbiu, anggur Banjar dan Seririt, jambu kristal, pisang di Gerokgak, serta srikaya atau silik dari Kubutambahan dan Tejakula.
“Kita ingin masyarakat semakin mencintai produk-produk pertanian dan perkebunan dari petani lokal yang ada di Kabupaten Buleleng,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan konsumsi produk pangan lokal sebagai langkah membangun kemandirian pangan daerah. Dengan membeli dan mengonsumsi produk lokal, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarga tetapi juga turut membantu meningkatkan kesejahteraan petani, UMKM, dan pelaku usaha lokal.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-422 Kota Singaraja yang selama dua bulan menyalurkan paket sembako kepada 77.961 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Buleleng. Setiap paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan, dengan penyerahan simbolis kepada 10 keluarga penerima manfaat di Kelurahan Banjar Jawa.(Wis)


