Sunday, March 8, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

‎Kariyasa Tinjau Dampak Bencana Banjir Bandang, Sebut Salah Satu Yang Terparah ‎

SINGARAJA, The East Indonesia – Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Bali, Ketut Kariyasa Adnyana langsung meninjau beberapa dampak dari bencana banjir bandang yang terjadi di Wilayah Banjar, Buleleng Bali, Sabtu (7/3). Ia menilai dampak kerusakan dari bencana ini merupakan salah satu yang terparah karena mengakibatkan korban jiwa dan juga kerusakan rumah warga.

‎Bencana alam banjir bandang yang terjadi di Wilayah Kecamatan Banjar Buleleng Bali pada Jumat (6/3) malam mengakibatkan enam Dusun mengalami dampak yang cukup parah. Dari enam Dusun tersebut, Dusun Ambengan mengalami kerusakan yang cukup parah karena mengakibatkan tiga orang hilang dan puluhan rumah rusak diterjang banjir bandang.

‎Terkait dengan bencana tersebut, Kariyasa Adnyana mengaku jika bencana ini disebabkan oleh siklom yang terjadi di wilayah Bali hingga tanggal 8 Maret mendatang. Siklon ini juga mengakibatkan hujan deras dan angin kecang sehingga menyebabkan terjadinya banjir seperti saat ini.

‎”Saya kebetulan saat pulang ke Busungbiu melihat hujan sangat deras pada Jumat malam. Hujan ini sangat berbeda karena curah hujan yang terjadi cukup ekstrem dan sekitar 30 menitan. Curah hujan tinggi ini mengakibatkan terjadi banjir dari atas,” ucapnya.

‎Menurutnya selain karena siklon, banjir bandang ini juga kemungkinan disebabkan oleh alih fungsi lahan di wilayah atas dan vegetasi yang ada di wilayah atas sudah berubah.

‎” Dulu biasanya diwilayah atas banyak pohon besar untuk menahan air. Namun kini sudah berubah ke yang lebih ekonomi seperti ditanami kopi maupun perkebunan lainnya. Ini juga salah satu penyebab banjir bandang terjadi,” imbuhnya.

‎Dirinya berharap Pemerintah Daerah segera mendata kerusakan yang terjadi untuk segera bisa dilakukan proses penanganan lebih lanjut.

‎” Kita minta segera didata dampak kerusakan. Saya kan berada di komisi VIII jadi menaungi BPB dan juga Kementerian Sosial. Jadi bisa segera diproses untuk dampak yang terjadi maupun korban meninggal akibat bencana untuk mendapatkan bantuan,” pungkasnya.(Wis)

Popular Articles