Tuesday, March 10, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Komitmen Dukungan Empat Mitra Industri dalam Menghadirkan Mutu Lulusan Vokasi PKPLK yang Siap Kerja

JAKARTA, The East Indonesia – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) melakukan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kementerian/Lembaga serta mitra industri di Jakarta pada Jumat (6/3).

Kemitraan ini menjadi bentuk dukungan industri kepada pendidikan vokasi PKPLK di Indonesia.

Terdapat 4 mitra industri yang turut melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama, salah satunya adalah PT Gamecomm Indonesia Network. Perusahaan pengembangan gim lokal ini menilik talenta-talenta vokasi yang memiliki keterampilan unggul di bidang industri gim.

“Saat ini ada 5 SMK yang berkolaborasi bersama kami melalui teaching factory. Hal ini dikarenakan kami ingin memastikan industri gim di Indonesia bisa berkembang dan bersaing secara global,” jelas Direktur PT Gamecomm Indonesia Network, Sere Kalina.

Dalam penjelasannya, Sere pun mengungkapkan bahwa keterampilan siswa SMK di bidang gim memiliki potensi besar. Untuk itu perlu adanya pengarahan secara langsung dari industri hingga akhirnya siap untuk berkarier maupun mengembangkan bisnis gim.

Tak hanya PT Gamecomm Indonesia Network, di bidang teknik dan alat berat, PT United Tractor, Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan vokasi di Indonesia. Perusahaan tersebut sebelumnya sudah memiliki program pengembangan untuk siswa SMK, tetapi di tahun ini akan lebih fokus pada sertifikasi lulusan SMK.

“Kami sedang mapping anak-anak SMK kelas 12 untuk sertifikasi. Jadi, saat mereka melamar pekerjaan, mereka punya value lebih yang bisa ditawarkan ke industri,” terang Department Head Social Responsibility and Communication, PT United Tractors, Himawan Sutanto.

Himawan juga menyampaikan bahwa pola sertifikasi ini membuka peluang lebih besar untuk kebekerjaan luar negeri. Hal tersebut dikarenakan industri teknik dan alat berat dibutuhkan di banyak negara. Selain itu, Himawan menilai bahwa satuan pendidikan pun harus menangkap potensi kerja sama dari industri. Dengan kolaborasi kedua belah pihak, hal tersebut akan menyukseskan implementasi perjanjian kerja sama.

Senada dengan hal tersebut, PT Martha Beauty Gallery yang sudah aktif bersinergi di ranah kursus dan pelatihan menunjukan partisipasinya. Menurut Direktur PT Martha Beauty Gallery, Wulan Maharani Tilaar, industri berperan penting dalam menjembatani antara sektor pendidikan dan kebutuhan dunia kerja/industri.

“Oleh karena itu, kami pun turut berpartisipasi dalam pengembangan SDM di industri kecantikan, jangka panjangnya kami berharap akan berdampak pada Indonesia Emas 2045,” terang Wulan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra industri serta kementerian/lembaga dan perguruan tinggi atas komitmen dan kepercayaan yang diberikan.

“Semoga kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi dan mempercepat terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global,” tutur Wamen Atip dalam sambutannya.(*)

Popular Articles