SINGARAJA, The East Indonesia – 22 finalis dari kategori SMK/SMA se-Kabupaten Buleleng dan Perangkat Daerah menunjukkan kemampuan panggung, perfomance dan kualitas suara dihadapan dewan juri yang kompeten dibidang tarik suara ini untuk menjadi yang terbaik dalam Singaraja Singing Compettion (SSC) rangkaian HUT Kota Singaraja ke-422 bertempat di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja, (13/3).
Pada kesempatan itu Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG saat membuka kompetisi tersebut menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh peserta Singaraja Singing Competition.”Terimakasih kepada dewan juri dan panitia telah menggelar kompetisi ini, utamanya para peserta dari OPD dan SMA/SMK dalam memeriahkan HUT Kota Singaraja ke-422,”ujarnya.
Ditambahkan bahwasanya Buleleng memiliki potensi sumber daya manusia bidang olah vokal dan musik yang mencirikan Buleleng kota kreatif. “Untuk itu Singaraja Singing Competition digelar sehingga talenta-talenta muda Buleleng muncul menampilkan minat dan bakatnya dalam seni tarik suara selain menyemarakkan HUT Kota Singaraja yang kita cintai ini,” tutupnya.
Sementara itu Gde Kurniawan sebagai dewan juri mengatakan kriteria dari lomba ini adalah interaksi duet penyanyi yang utama, adanya keselarasan dan tidak menonjol salah satu, selain itu tentunya kualitas suara dan ini berlaku juga untuk penyanyi solo dari anak-anak SMK/SMA se-Buleleng yang tampil hari ini.
Senada dengan Gde Kurniawan, I Gusti Ngurah Agung Suarnada juga menyampaikan harmonisasi pasangan duet harus terjalin, improvisasi dipanggung.”Vokalitasnya, musikalitasnya dan penampilannya dalam menguasai panggung harus muncul disini,”tegasnya.
Ditemui di belakang panggung, finalis dari Sekretariat Dewan Kab. Buleleng Gede Anawi Diatmaja yang berpasangan dengan Luh Lestia Dewi mengatakan persiapan SSC telah dilakukan sejak 2 minggu lalu diantaranya latihan koreo, persiapan menyanyi dan latihan panggung terus dilakukan.”Ini penampilan perdana kita duet, semoga dilancarkan dan meraih hasil terbaik,”harapnya.
Disisi lain Mahesa salah satu peserta kategori SMA/SMK nomor urut 1 dari SMA 1 Kubutambahan mengatakan persiapan yang dilakukan cukup singkat dan tidak banyak hanya latihan suara dengan lagu-lagu yang akan dinyanyikan.”Jujur aja H-3 sebelum pengumpulan video kita latihan, namun kalau tampil di sekolah sudah sering sih,”ungkapnya.
Untuk diketahui puluhan juta rupiah diperebutkan dari juara 1 sampai 3 dan juara favorit untuk kategori SMK/SMA dan perangkat daerah.(Wis)


