Wednesday, March 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Macet Gilimanuk, Gubernur Koster Minta Maaf, Langkah Antisipasi Telah Dilakukan Sejak Awal bersama Forkopimda Bali

JEMBARANA, The East Indonesia – Kemacetan di pelabuhan Gilimanuk Jembrana Bali menjadi sorotan publik saat mudik Hari Raya Idul Fitri yang beririsan dengan perayaan Suci Nyepi di Bali. Gubernur Bali Wayan Koster dan seluruh jajaran Pemprov Bali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat.

Koster mengatakan sesuai kewenangan, Pemprov Bali telah menjalankan secara optimal langkah antisipasi sejak awal sebelum puncak mudik terjadi dalam sepekan ini.
Langkah antisipasi sejak awal kata Gubernur Koster telah dilaksanakan melalui rapat koordinasi (Rakor) bersama Polda Bali, Pangdam IX Udayana, Dinas Perhubungan dan semua pihak terkait (Forkopimda).

Menindaklanjuti Rakor ini, selanjutnya Polda Bali membentuk posko-posko dengan petugas pengatur lalu lintas jalur Gilimanuk-Mengwi.

Kemudian jelas Koster, ASDP di bawah Kementrian Perhubungan RI telah menambah jumlah kapal penyeberangan dari Gilimanuk ke Ketapang guna memenuhi meningkatnya jumlah kendaraan dari Bali ke Ketapang.

“Atas terjadinya kemacetan yang panjang ke arah pelabuhan Gilimanuk akibat lamanya antrean penyeberangan Gilimanuk ke Ketapang, saya sebagai Gubernur Bali memohon maaf atas kondisi ini,” kata Koster.

Gubernur Bali dua periode ini juga berterimakasih kepada para pihak atas kritik dan sarannya terkait kondisi kemacetan yang membuat publik kurang nyaman.

“Kritik dan saran ini akan kami pakai sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” kata Gubernur Koster.

Diketahui, kemacetan arus mudik di jalur menuju pelabuhan Gilimanuk terjadi menjelang hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Kamis, 19 Maret 2026 yang beririsan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah 21 dan 22 Maret 2026. Volume kendaraan cukup tinggi dan terpusat pada lokasi ini. (*)

Popular Articles