ATAMBUA, The East Indonesia – Pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain memberlakukan penyesuaian jam pelayanan pelintasan selama masa perayaan Pekan Suci tahun 2026.
Kebijakan ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi para petugas lintas batas agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.
Kepala Administrator PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, S.STP, menjelaskan bahwa mayoritas petugas di PLBN Motaain, mulai dari staf pengelola, unsur CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, Security), hingga tenaga kebersihan, beragama Nasrani.
Oleh karena itu, pengaturan waktu menjadi penting guna menyeimbangkan tugas negara dan kewajiban ibadah.
“Kami melakukan penyesuaian jam pelayanan dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah agar rekan-rekan petugas memiliki waktu persiapan dan bisa mengikuti misa dengan tenang,” ujar Maria Fatima saat diwawancarai awak media ini, Selasa, 31 Maret 2026.
Adapun rincian jadwal pelayanan operasional di PLBN Motaain selama Pekan Suci 2026 adalah sebagai berikut:
1. Kamis Putih (2 April 2026): Pukul 08.00 – 16.00 WITA (09.00 – 17.00 OTL).
“Pada Hari Kamis Putih, kita ada pengurangan satu jam pelayanan karena kita menyesuaikan dengan jadwal misa/ibadah,” pungkas Fatima Rika.
Selanjutnya, Jumat, 02 April 2026 pelayanan dilakukan Pukul 08:00 – 12:00 WITA atau 09:00 – 13:00 OTL.
“Pelayanan hanya dibuka setengah hari untuk memberikan kesempatan petugas mengikuti ibadah Jalan Salib,” pintanya.
Kemudian, Sabtu, 03 April 2026 pelayanan dilaksanakan Pukul 08:00 – 16:00 WITA atau 09:00 – 17:00 OTL.
Dan Minggu, 04 April 2026 pelayanan dilakukan Pukul 13:00 – 17:00 WITA atau 14:00 – 18:00 OTL.
“Pada hari Minggu, Pelayanan baru dibuka pada siang hari setelah pelaksanaan perayaan Ekaristi pagi,” ujar Fatima Rika.
Administrator PLBN Motaain juga menegaskan bahwa penyesuaian jadwal ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh instansi terkait di perbatasan Indonesia dan telah dikoordinasikan secara intensif dengan otoritas Timor Leste, Agen Konsulat, serta KBRI.
“Sosialisasi juga telah dilakukan secara masif melalui media sosial agar para pelintas dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka,” ujar Fatima Rika.
Meskipun ada penyesuaian jam operasional, PLBN Motaain tetap menjamin pelayanan bagi pelintas dalam kondisi darurat, seperti ambulans yang membawa orang sakit maupun mobil jenazah.
“Untuk pelintas darurat, petugas kami tetap stand by dari hari Kamis sampai Minggu. Jika ada laporan masuk di luar jam pelayanan yang ditentukan, kami segera berkoordinasi dengan teman-teman CIQS untuk memberikan penanganan cepat,” pungkas Maria Fatima Rika. (Ronny)

