Friday, April 10, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sinergi Akademik dan Desa, Kades Umaklaran Resmi Lepas Mahasiswa Akper Belu Usai Sebulan Mengabdi

ATAMBUA, The East Indonesia – Desa Umaklaran, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, menjadi saksi berakhirnya masa pengabdian mahasiswa keperawatan komunitas.

Kepala Desa Umaklaran, Agustinus M. Nai Bili, S.Sos, secara resmi melepas mahasiswa Akper Belu yang telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama satu bulan penuh di wilayahnya, Jumat, 10 April 2026.

Dalam sambutannya, Kades Agustinus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa atas dedikasi mereka. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan dampak positif yang nyata, terutama melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, dan bantuan aktif di Posyandu.

“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh warga, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ilmu yang adik-adik aplikasikan langsung ke masyarakat sungguh membantu meningkatkan kesadaran hidup sehat di desa kami,” ujar Agustinus.

Agustinus juga berpesan agar pengalaman selama satu bulan ini dijadikan bekal berharga sebelum terjun ke dunia kesehatan yang sesungguhnya.

“Jadilah perawat yang humanis, ramah, dan kompeten. Jangan berhenti belajar, jaga nama baik almamater, dan etika keperawatan di mana pun bertugas,” pesannya sembari memohon maaf atas kekurangan fasilitas selama mahasiswa bertugas.

Merespons hal tersebut, dosen pembimbing, Handrianus Akoit, SKM, M.Kes, mewakili Akper Belu mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa dan seluruh warga atas tangan terbuka dan bimbingan yang diberikan kepada mahasiswa.

“Terima kasih telah membimbing mahasiswa kami dalam pelaksanaan program kerja keperawatan komunitas. Kami memohon maaf jika selama sebulan ini ada tingkah laku atau tutur kata mahasiswa yang kurang berkenan di hati warga,” tutur Handrianus.

Handrianus berharap ilmu yang diterapkan mahasiswa dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan masyarakat Umaklaran. Ia juga berharap kerja sama antara Akper Belu dan Desa Umaklaran tetap terjalin baik kedepannya.

Mewakili rekan-rekannya, Patrisia Verao Pareira menyampaikan kesan mendalam atas bimbingan dan penerimaan hangat dari perangkat desa hingga warga. Pengalaman berinteraksi langsung dan memahami karakteristik kesehatan desa menjadi pelajaran tak ternilai bagi para mahasiswa.

“Terima kasih atas bimbingan dan kerja samanya. Kami memohon maaf atas kekurangan kami selama berinteraksi dan melayani warga. Besar harapan kami, kegiatan ini berkelanjutan dan terus memberikan manfaat bagi kesadaran kesehatan warga desa,” tutur Patrisia.

Acara pelepasan ditutup dengan momen haru pelepasan mahasiswa untuk kembali ke kampus melanjutkan studi, dengan bekal pengalaman nyata sebagai calon perawat yang humanis dan peduli komunitas. (Ronny)

Popular Articles