ATAMBUA, The East Indonesia – Halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menjadi saksi momen emosional dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Lapas pada Kamis, 16 April 2026.
Jabatan nomor satu di Lapas Atambua resmi diserahterimakan dari Bambang Hendra Setyawan, A.Md.I.P., S.H., M.H., kepada penerusnya, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa, A.Md.I.P., S.H.
Bambang Hendra Setyawan kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Papua.
Sebelumnya, ia telah dilantik secara virtual oleh Kakanwil Ditjenpas Papua, Herman Mulawarman, melalui aplikasi Zoom pada Sabtu (11/4/2026).
Dalam suasana Sertijab tersebut, hantaran doa dan ucapan selamat mengalir deras mengiringi langkah Bambang Hendra ke tempat tugas yang baru.
Meski merasa kehilangan, seluruh personel Lapas Atambua menegaskan komitmen mereka untuk tetap solid dan menjalankan roda organisasi dengan semangat yang sama di bawah nakhoda baru, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa.
Bambang Hendra Setyawan, yang telah memimpin Lapas Atambua selama kurang lebih 1 tahun 2 bulan (Februari 2025 – April 2026), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran dan warga binaan.
Selama masa kepemimpinannya, ia fokus pada program pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
“Kami memohon maaf jika ada salah kata maupun perbuatan selama berinteraksi. Saya percaya Kalapas yang baru adalah sosok profesional. Apalagi beliau bukan orang baru di sini, sehingga estafet kepemimpinan ini diharapkan dapat terus bersinergi dengan instansi terkait di wilayah Belu dan Malaka,” pungkas Hendra Setiyawan.
Sementara itu, Kalapas baru, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa, yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Serui, Papua, menyatakan kesiapannya mengemban amanah di “Bumi Sahabat”.
la menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menghadapi kompleksitas tantangan pemasyarakatan ke depan.
“Saya mengajak seluruh jajaran pegawai untuk bekerja dengan penuh semangat kebersamaan. Mari kita tingkatkan sinergi dan disiplin untuk mewujudkan Lapas Atambua yang lebih humanis dan berorientasi pada pelayanan berkualitas,” tegas Antonio.
Acara ditutup dengan pemberian cinderamata, doa bersama, dan foto bersama sebagai simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di Lapas Kelas IIB Atambua yang berada di wilayah perbatasan RI-RDTL tersebut. (Ronny)


