ATAMBUA, The East Indonesia – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tini, Agnes Maria Bernolda Mau, membantah keras pemberitaan media yang menyebutkan bahwa sekolah dan siswa-siswi setempat menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Klarifikasi ini muncul setelah media beritahulutimor.com menghapus artikel pertamanya yang sempat mengklaim menu MBG di SDI Tini tidak layak konsumsi hingga memicu penolakan dari para siswa.
Berita ini pun viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kepada awak media pada Rabu (3/6/2026) di Atambua, Kabupaten Belu, Plt. Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tini, Agnes Maria Bernolda Mau menegaskan bahwa informasi penolakan tersebut sama sekali tidak benar.
Pihak sekolah dan seluruh siswa justru menyambut baik dan tetap menerima pasokan MBG, termasuk penyaluran yang berjalan lancar hingga hari ini.
Menurut Agnes, program unggulan pemerintah ini sangat membantu operasional pendidikan dan meringankan beban orang tua, mengingat mayoritas siswa SDI Tini berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah.
“Anak-anak siswa kami sangat senang dengan program makan gratis ini karena banyak dari mereka yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Bahkan, jika kiriman dari dapur umum sempat macet, anak-anak tanya, aduh ibu hari ini kami makan atau tidak?,” ungkap Agnes menirukan antusiasme siswanya.
Terkait dinamika di lapangan, Agnes menjelaskan dari total 656 siswa yang terdata, hampir seluruhnya menikmati hidangan yang disediakan tanpa ada kendala medis maupun logistik.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa ada sebagian kecil orang tua siswa yang meminta anaknya tidak diberikan MBG karena telah dibekali makanan sendiri dari rumah.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan melanjutkan program MBG ini.
Plt. Kepala SDI Tini, berharap tidak ada lagi disinformasi yang merugikan nama baik sekolah maupun jalannya program nasional tersebut, karena menurutnya bantuan ini murni dirasakan manfaatnya oleh anak-anak.
“Jadi untuk berita yang diberitakan bahwa pihak Sekolah dan Siswa-siswi SDI Tini menolak MBG itu sangat tidak benar. Pada dasarnya kami sekolah tidak menolak,” tutur Agnes Maria.(Rony)

