SINGARAJA, The East Indonesia – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi melepas peserta Lomba Gerak Jalan 8 Kilometer Tingkat SMP dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di depan GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu (5/8). Tradisi tahunan yang telah menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan di Kabupaten Buleleng ini kembali mendapat sambutan antusias dari para pelajar, guru, serta masyarakat.
Pada peringatan HUT RI tahun ini, lomba gerak jalan 8 kilometer tingkat SMP diikuti oleh 52 regu dari berbagai sekolah di Kabupaten Buleleng. Seluruh peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp58,5 juta.
Bupati Sutjidra menegaskan bahwa gerak jalan bukan sekadar perlombaan mencapai garis finis, melainkan menjadi sarana menanamkan jiwa patriotisme, rasa nasionalisme, serta membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan ini mengajarkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, dan kepatuhan terhadap aturan yang sangat penting sebagai bekal bagi generasi penerus bangsa.
“Kita masih bangga karena setiap memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, antusiasme masyarakat untuk ikut serta sangat luar biasa. Bahkan masyarakat juga memberikan berbagai usulan lomba agar perayaan kemerdekaan semakin semarak,” ujar Sutjidra.
Dirinya menegaskan Pemerintah Kabupaten Buleleng tetap mempertahankan lomba gerak jalan sebagai salah satu tradisi yang memiliki nilai edukatif tinggi. Di tengah derasnya pengaruh media sosial dan budaya luar terhadap kehidupan generasi muda, gerak jalan dinilai menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap bangsa.
“Gerak jalan ini memang terlihat sederhana, tetapi sangat efektif membentuk karakter. Anak-anak belajar disiplin, sportif, memahami aturan, dan menghargai proses. Mereka belajar bahwa yang berada di depan harus tetap memimpin, sementara yang di belakang mengikuti dengan tertib. Nilai-nilai seperti budaya antre dan disiplin itu terbentuk secara alami,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati asal Desa Bontihing ini menambahkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan-kegiatan positif yang mampu membangun rasa cinta tanah air. Menurutnya, gerak jalan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, kekompakan, dan nasionalisme sekaligus mengisi kemerdekaan dengan prestasi.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh peserta, Pemkab Buleleng juga berencana memberikan uang pembinaan tidak hanya kepada para juara, tetapi kepada seluruh peserta gerak jalan 8 kilometer. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar yang telah berlatih dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.
“Anak-anak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mulai dari latihan hingga menyiapkan kostum. Ke depan kami ingin memberikan uang pembinaan kepada seluruh peserta seperti pada gerak jalan 45 kilometer. Ini menjadi bentuk penghargaan atas semangat mereka sekaligus menjaga tradisi gerak jalan yang sudah menjadi kebanggaan Kabupaten Buleleng,” tutup Sutjidra.(Wis)


