Friday, October 9, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kariyasa Bersama Komisi VIII DPR RI Serap Aspirasi dan Serahkan Bantuan Sosial Rp118,2 Miliar di Buleleng

SINGARAJA, The East Indonesia – Komisi VIII DPR RI menggelar kunjungan kerja reses ke Kabupaten Buleleng, Bali pada Jumat (9/10/2026) di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng. Rombongan hadir langsung menyerap berbagai aspirasi daerah serta menyerahkan bantuan sosial Kementerian Sosial (Kemensos) dengan total mencapai Rp118.203.239.000,-.
‎
‎Anggota Komisi VIII DPR-RI I Ketut Kariyasa Adnyana dapil Bali didampingi Ketua Rombongan sekilgus Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Singgih Januratmoko, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng atas penerimaan rombongan DPR RI. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini melibatkan seluruh mitra kerja Komisi VIII DPR RI guna memantau secara langsung dinamika serta kendala pembangunan sosial dan keagamaan di daerah.
‎
‎”Kami mengajak semua mitra dari Komisi VIII ada 10 mitra mulai dari Kementerian Agama, Kementerian Sosial, hingga BNPB dalam rangka menyerap aspirasi terhadap problem-problem dan permasalahan yang ada di daerah,” ujar Kariyasa.
‎
‎Salah satu poin penting yang menjadi pembahasan adalah penanganan daerah rawan bencana di Buleleng. Wilayah Buleleng dinilai memiliki potensi risiko bencana seperti gempa bumi hingga tsunami.
‎
Pihaknya menyoroti pentingnya penguatan early warning system (sistem peringatan dini) serta pengalokasian anggaran mitigasi bencana yang terealisasi secara konsisten. Selain itu, sejumlah usulan kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) seperti kendaraan operasional (rescue), mobil tangki air, hingga skema asuransi bagi relawan bencana turut dicatat untuk ditindaklanjuti.
‎
‎”Usulan-usulan tersebut kami catat dan sudah menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti bersama mitra kerja pusat, baik melalui dana reguler maupun pemanfaatan dana siap pakai jika dalam kondisi darurat,” tegas anggota DPR Dapil Bali dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
‎
Di bidang keagamaan dan pendidikan, Komisi VIII DPR RI menaruh perhatian pada keberadaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri di Bali. Ketua Komisi VIII menegaskan perlunya pembentukan jenjang pendidikan keagamaan terpadu (Widyalaya) dari tingkat TK, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi agar lulusannya memiliki penyaluran serta luaran (output) kerja yang jelas dan optimal.
‎
Dalam kesempatan Kunjungan Kerja Reses Tahun 2026 tersebut, Komisi VIII DPR RI bersama Kemensos menyerahkan secara simbolis bantuan sosial senilai Rp118.203.239.000,- bagi masyarakat Kabupaten Buleleng. Adapun rincian bantuan sosial yang disalurkan meliputi bantuan program sembako dengan nominal Rp 65.173.000.000,- untuk 108.705 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
‎
‎Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan nilai Rp50.893.625.000,- untuk 66.109 KPM, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Sentra Mahatmiya Bali dengan nominal Rp617.337.500,- untuk 291 Penerima Manfaat, dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dengan nominal Rp1.519.276.500,- untuk 304 KPM.
‎
‎Selanjutnya seluruh usulan dan aspirasi dari Pemerintah Kabupaten Buleleng serta dinas terkait dipastikan akan menjadi bahan pembahasan prioritas dalam rapat-rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama kementerian dan lembaga mitra di Jakarta.(Wis)

Popular Articles