Monday, October 19, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 37 Ballpres di Pos Motamasin

ATAMBUA, The East Indonesia – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY melalui personel SSK III Pos Motamasin kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 37 Ballpres asal Timor Leste melalui jalur sungai tidak resmi di Desa Alas Selatan, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Operasi penggagalan penyelundupan ke area Indonesia tersebut dilaksanakan selama patroli keamanan perbatasan yang berlangsung sejak Minggu malam (18/10/2026) hingga Senin dini hari (19/10/2026).

Penggagalan ini bermula ketika personel Pos Motamasin yang dipimpin Danpos Sertu Yusuf Baharudin bersama lima anggota mendeteksi aktivitas mencurigakan di sekitar jalur sungai perbatasan.

Berdasarkan laporan satuan, keberhasilan tersebut disebut sebagai penggagalan pertama dalam sejarah di wilayah Motamasin, sekaligus menjadi perhatian penting dalam upaya mencegah aktivitas ilegal di kawasan perbatasan negara.

Sekitar pukul 23:00 WITA personel patroli menyisir sungai dan melihat cahaya senter mencurigakan dari arah wilayah Timor Leste.

Setelah melakukan pemeriksaan, personel menemukan sejumlah barang yang semula dikira sampah, tetapi kemudian diketahui berupa balpres pakaian bekas yang berada di sekitar jalur tidak resmi.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Komandan SSK III, Kapten Arh Fandy Ahmad yang selanjutnya bersama Danpos Motamasin melaksanakan pengecekan serta berkoordinasi dengan Mako Satgas.

Setelah melaksanakan pemantauan dan penyergapan, personel mendapati sejumlah orang yang diduga digunakan jasanya sebagai pengangkut Ballpres dan melarikan diri ke arah Timor Leste.

Setelah situasi dinyatakan aman, personel Satgas mengamankan barang bukti berupa 37 Ballpres dan membawanya ke Pos Motamasin untuk pendataan serta penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

37 Ballpres tersebut direncanakan akan dibawa ke Mako Satgas Pamtas Sektor Timur di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu pada

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY, Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menegaskan bahwa pengawasan perbatasan harus terus dilaksanakan secara profesional dan konsisten, khususnya pada jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

“Kami akan terus memperkuat patroli dan pengawasan di jalur-jalur tidak resmi serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mencegah masuknya barang secara ilegal ke wilayah Indonesia,” tegas Letkol Arh Rudi Afrika.

Dirinya juga menyampaikan bahwa temuan 37 Ballpres tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pendalaman dan pengumpulan keterangan lebih lanjut untuk mengidentifikasi asal barang, tujuan pengiriman, kepemilikan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat, tanpa mendahului proses pembuktian oleh pihak berwenang.

Sebagai langkah tindak lanjut, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY berkomitmen akan meningkatkan intensitas patroli malam hari, memperkuat pemetaan jalur-jalur tidak resmi, serta mengoptimalkan pertukaran informasi antarpos guna mengantisipasi pergerakan orang dan barang yang mencurigakan.(Rony)

Popular Articles