ATAMBUA, The East Indonesia – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Belu menyatakan siap untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan digelar di Kota Kupang pada 22–26 Oktober 2026.
Datang dengan status juara bertahan, IPSI Belu memiliki target besar untuk mempertahankan juara umum 1.
Sebagai bagian dari Kontingen Kabupaten Belu yang mengirimkan total 134 atlet dari 7 cabang olahraga (cabor), IPSI Belu sendiri menerjunkan 17 atlet terbaiknya.
Para pesilat muda asal Belu ini akan bertanding dalam tiga kategori utama, yaitu kategori laga (tanding), kategori seni, dan kategori solo kreatif.
Ketua IPSI Belu, Benedictus Manek, yang akrab disapa Benny Manek, usai acara pelepasan kontingen Belu di GOR LA Bone Atambua, Selasa, 20 Oktober 2026 mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan demi mempertahankan juara umum 1.
“Tim POPDA IPSI Belu sudah melakukan Training Center (TC) selama dua bulan secara kontinu. Persiapan yang kita lakukan sangat intensif dan spesial karena memang selama ini IPSI Belu merupakan juara bertahan,” ujar Benny Manek.
Ketua IPSI Belu mengakui bahwa mempertahankan gelar memiliki tantangan yang jauh lebih berat dibanding merebutnya.
“Target kami tetap menargetkan juara umum satu untuk mempertahankan juara. Mempertahankan itu agak lebih susah daripada merebut, jadi persiapan kami sangat serius,” tegasnya.
Menghadapi persaingan ketat di Kota Kupang nanti, Benny Manek menitipkan pesan mendalam serta motivasi bagi para atlet yang akan bertanding.
Ketua IPSI Belu ini meminta para pesilat Belu untuk menjaga nama baik daerah dengan menampilkan performa terbaik.
“Pesan kami untuk adik-adik atlet, bertandinglah secara sportif dengan fighting spirit yang tinggi, sehingga target besar kita untuk tetap menjadi nomor satu dapat tercapai,” pungkas Benny optimis
Untuk diketahui bahwa IPSI cabang Belu selalu tampil juara umum cabor Pencak Silat pada POPDA II, III, IV, V, VI dan VII (6 kali berturut-turut) tingkat Provinsi NTT.
Sementara pada POPDA I IPSI cabang Belu hanya mampu finish di juara umum peringkat ke-2 saja. (Ronny)


