Monday, December 1, 2025

Top 5 This Week

Related Posts

8 Orang Surfer Tersisa, Babak Final RIP CURL Cup Berlangsung Senin Pagi

Denpasar, Theeast.co.id – Minggu, 15 Juli 2018, pantai Padang Padang kembali bergelora setelah lama tertidur untuk memulai putaran pembukaan Rip Curl Cup 2018 pada hari Minggu ini.

Gelombang dari arah barat daya membawa gulungan ombak setinggi 6-8 kaki ke lepas pantai paling ikonik di Bali dengan pasang surut di sore hari yang ekstrim dan membuat banyak drama – dan pembantaian – ketika para kompetitor mencoba bertahan dari serangan ombak ganda dan berusaha menghindari karang kering yang tajam di pesisir pantai.

Setelah menyelesaikan putaran 1 dan 2 dengan kondisi yang epik, kedelapan surfer yang tersisa berpotensi melanjutkan kompetisi dan berkesempatan untuk memenangkan Rip Curl Cup 2018 pada Senin pagi.

Sebagai alternatifnya, gelombang ombak raksasa akan menerjang Indonesia pada hari Kamis, tanggal 19 Juli 2018 dan ketua penyelenggara sedang mempertimbangkan untuk menyelesaikan kompetisi surfing yang bergengsi ini pada hari Kamis tersebut.

Kompetisi ini dimulai dengan 16 surfer handal yang terbagi menjadi 8 surfer terbaik dunia dan 8 surfer top spesialis Padang Padang asal Indonesia dan sekarang hanya tersisa setengahnya saja.

Hasilnya juga masih seimbang antara surfer lokal dan juga surfer pendatang, namun pemain yang paling menonjol pada hari pertama ini adalah sepasang senjata muda asal Australia Barat, yaitu Jacob Wilcox dan Jack Robinson.

Di putaran pembukaannya hari ini, Robinson berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dengan sebuah gulungan ombak ganda yang berhasil membuat para penonton riuh diatas tebing dan mendapatkan nilai 9,7 dari para juri.

Dia juga menambahkan nilai 8,75 dengan gulungan ombak yang sangat mengesankan, menggabungkan total nilai dari ketiga pesaingnya.

Robinson lalu kembali mengumpulkan nilai 8,75 di putaran kedua dan langsung melaju ke babak semifinal.

“Anda harus sedikit berhati-hati disana. Kita memiliki ombak yang baik pada heat pertama dan juga dengan kondisi yang sangat baik, namun pada saat heat kedua sangatlah kurang. Ini merupakan keberuntungan dari undian di luar sana karena Anda tidak akan tahu apa yang akan Anda dapatkan dari setiap gelombang ombak air surut yang sangat rendah. Tapi saya sudah menyelesaikan, dan itu adalah yang terpenting,” kata Robinson.

Sementara itu, Willcox akn berseluncur secara berturut-turut dalam total waktu 1 jam.

Dia juga berhasil memenangkan keduanya dan berhasil menjinakkan gelombang ombak dengan nilai gabungan tertinggi dari putaran 1 dan putaran 2 pada hari ini.

“Saya pikir ini adalah kedua kalinya saya berselancar menyusuri ombak secara berturut-turut tanpa istirahat di Rip Curl Cup. Tetapi itu berjalan dengan baik. Ketika saya pertama kali mendayung, saya mendapatkan ombak yang sempurna, tetapi saya perhatikan bahwa ombak itu melaju terlalu cepat. Pesaing lokal yang mendampingi saya, Ketut, mengatakan kepada saya untuk mengambil kumpulan ombak pertama dan informasi itu sangatlah berharga. Ombak pertama memang jauh lebih baik,” ujar Willcox

Kompetisi di putaran 1 hari Minggu ini bukanlah babak eliminasi. Kedelapan surfer yang memiliki nilai gabungan tertinggi dari putaran 1 dan putaran 2 lah yang akan maju ke babak semifinal.

Para surfer dan ketua penyelenggara akan berkumpul kembali di Padang Padang pada hari Senin tanggal 16 Juli 2018 pukul 6 pagi untuk kemungkinan memulai babak semifinal pada pukul 7 pagi waktu Bali.

Kumpulan ombak setinggi 6-kaki terus menerjang karang di Padang Padang pada hari Minggu malam yang gelap, menjanjikan lebih banyak gulungan ombak untuk hari Senin pagi.

Namun ombak yang jauh lebih besar – bahkan mungkin akan terlalu besar untuk Padang Padang akan menghantam Indonesia pada hari Kamis, tanggal 19 Juli 2018, dan bertahan untuk ombak kedua ini juga akan menjadi satu kemungkinan.

Robinson, bintang di hari pertama ini berharap bahwa ketua penyelenggara akan menunggu ombak raksasa yang datang pada hari Kamis mendatang untuk menutup kompetisi Rip Curl Cup 2018.

“Jika ombaknya terlalu besar, itu akan lebih baik daripada terlalu kecil,” kata Robinson. “Beberapa diantaranya pasti akan ada yang benar-benar bagus,” ujarnya.

Berikut ini adalah nama para surfer yang berhasil masuk ke babak semifinal:

Semifinal 1
Jacob Willcox (AUS)
Bruno Santos (BRA)
Agus “Blacky” Setiawan (IND)
Made Adi Putra (IND)

Semifinal 2
Jack Robinson (AUS)
Mega Semadhi (IND)
Josh Kerr (AUS)
Garut Widiarta (IND)

Untuk diketahui, Rip Curl Cup Padang Padang 2018 di sponsori oleh: GoPro, BINTANG, ALBENS CIDER, S-RESORTS BALI, ULUWATU CLIFF HOUSE and BIZNET sebagai penyedia layanan internet resmi.

Rip Curl dengan bangga mendukung Project Clean Uluwatu, organisasi non-profit untuk menjaga keamanan dan kebersihan pantai di Bali.

Tentang Rip Curl – The Ultimate Surfing Company

Rip Curl adalah salah satu merek yang paling dikenal dan dihormati di dunia, konsisten berada di bagian terdepan untuk olahraga surfing dan salju sejak tercipta di akhir tahun 1960an.

Dimulai oleh Brian Singer dan Doug ‘Claw’ Warbrick di kota pesisir Torquay di Australia pada tahun 1969, Rip Curl pada awalnya adalah sarana untuk gaya hidup yang sempurna – pencarian tanpa akhir oleh dua sahabat mencari ombak yang sempurna, diikuti oleh petualangan dan juga kebahagiaan. Mereka menyebutnya dengan “The Search”.

The Search adalah kekuatan yang mendorong terciptanya Rip Curl. Ini adalah satu-satunya hal yang dimiliki Rip Curl dan tidak ada orang lain yang melakukannya dan hidup dalam semua semangat yang kru Rip Curl lakukan. Inilah yang membuat Rip Curl unik. Ini yang mendefinisikan siapa kita yang sebenarnya.

Rip Curl tetap menjadi perusahaan yang dibangun oleh surfer dan untuk surfer. Berusaha untuk membuat produk-produk terbaik, menjalankan event-event terbaik, mendukung atlit-atlit terbaik, memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan, mengkomunikasikan pesan dengan merek terbaik dan bersosialisasi dengan awak terbaik telah membantu Rip Curl untuk tetap memegang visinya menjadi The Ultimate Surfing Company.

Bersama tiga kali juara dunia WSL Mick Fanning, Juara Dunia WSL 2014 Gabriel Medina, pemegang juara dunia bertahan wanita WSL Tyler Wright, dan para team riders seperti Owen Wright, Matt Wilkinson, Tom Curren, dan Alana Blanchard, semuanya bergabung bersama team Rip Curl, dan juga panggung acara dunia seperti Rip Curl Pro Bells Beach yang bersejarah, Rip Curl Pro Portugal dan Rip Curl Cup Padang Padang yang unik, merek ini sungguh adalah pemimpin dalam dunia surfing profesional.

Tentang Rip Curl Cup

Event invitational Rip Curl Cup di Padang Padang adalah kompetisi surfing terpanjang dan paling bergengsi di Indonesia, dan satu-satunya kontes invitational dari World Surf League yang menampilkan tuberider terbesar di dunia bersama dengan tuberider terbaik dari Indonesia.

Rip Curl Cup 2018 menampilkan salah satu medan yang paling eksklusif dalam dunia surfing profesional hanya 16 surfer yang diundang – delapan surfer terbaik dari Indonesia dan delapan surfer elit dunia. Daftar undangan resmi akan diumumkan ke seluruh dunia pada tanggal 15 Juni 2018.

Jumlah undangan bagi para surfer memastikan ini akan menjadi acara “satu hari, satu ombak”, meningkatkan kemungkinan kondisi yang spektakuler dan penampilan yang luar biasa.

Saat rekanan resmi untuk prakiraan ombak Surfline memperingatkan para direktur kontes tentang peningkatan gelombak Padang yang ideal sudah berbaris di Samudera Hindia, lampu hijau akan diberikan dan peserta memiliki waktu 24 jam untuk sampai ke Bukit Peninsula Bali.

Periode tunggu untuk Rip Curl Cup 2018 terbentang selama 1 bulan penuh, yaitu dari tanggal 1 Juli hingga 31 Juli 2018, dimana merupakan puncak musim gelombang utama di Indonesia dan bisa memberikan kesempatan untuk mencetak nilai tertinggi pada gelombang hijau Bali yang terkenal di dunia.

Dengan serangkaian peserta undangan yang menarik termasuk Tom Curren (AS), Mason Ho (HAW), Bruce Irons (HAW), Clay Marzo (HAW) dan Jack Robinson (AUS) yang bersiap untuk mengalahkan juara bertahan dan gembong lokal Mega Semadhi dari Indonesia dan juga beberapa kontingen dari Indonesia yang lainnya, penggemar surfing akan bersemangat untuk bisa online dan melihat semua aksi ini saat kontes Padang Padang dimulai. (CV)

Popular Articles