Home Nasional Sosial Dukung Program Ketahanan Pangan, Kalapas Atambua Antonio Ximenes Da Costa Pimpin Panen...

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kalapas Atambua Antonio Ximenes Da Costa Pimpin Panen Kacang Tanah Hasil Karya WBP

7
FOTO : Kalapas Atambua, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa bersama beberapa jajaran melakukan panen Kacang Tanah.

ATAMBUA, The East Indonesia – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa, A.Md.I.P., S.H., memimpin langsung kegiatan panen kacang tanah hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin, 27 April 2026.

Bertempat di lahan produktif luar tembok Lapas, kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Didampingi jajaran pejabat struktural, staf, dan pegawai, Kalapas Antonio turun langsung ke lahan untuk mencabut tanaman kacang tanah yang telah siap panen.

Budidaya ini merupakan bagian dari bimbingan kerja yang dirancang untuk memberikan keterampilan praktis bagi para warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan bekal keahlian yang bermanfaat.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa menjelaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara petugas dan warga binaan.

Dirinya menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan 13 program akselerasi pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita memanen kacang tanah ini hasil kolaborasi daripada karya warga binaan dengan petugas. Ini adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap program Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, untuk mewujudkan ketahanan pangan di Lapas Atambua,” ujar Kalapas Antonio di sela-sela kegiatan panen.

Terkait pemanfaatan hasil panen, Antonio Ximenes Da Costa menjelaskan bahwa sebagian keuntungan akan masuk sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi Lapas.

Namun, sesuai arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, sebagian hasil penjualan juga akan dialokasikan untuk misi kemanusiaan.

“Hasil penjualan ini nantinya juga akan digunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana alam. Jadi, pembinaan ini tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga memiliki nilai sosial untuk masyarakat luas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat kekeluargaan antara petugas dan warga binaan di Lapas Kelas IIB Atambua. (Ronny)