SINGARAJA, The East Indonesia – Program unggulan Pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna dalam menghidupkan kembali festival kecamatan terbukti sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Selain menjadi hiburan rakyat yang digandrungi masyarakat, festival kecamatan juga menjadi panggung bagi seniman lokal serta mampu menggeliatkan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan puluhan pelaku UMKM lokal.
Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan “Singa Kren Fest” yang resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di kawasan Pelabuhan Buleleng. Festival tersebut berhasil mencatat perputaran omset UMKM mencapai Rp375 juta. Sebanyak 41 pelaku UMKM turut ambil bagian, terdiri dari 33 UMKM kuliner dan 8 UMKM kriya. Tingginya antusiasme masyarakat juga terlihat dari ramainya arena festival setiap hari pelaksanaan.
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat menutup kegiatan menyampaikan bahwa Singa Kren Festival telah menjadi ruang ekspresi budaya, hiburan masyarakat, sekaligus wadah mempererat kebersamaan masyarakat. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Selama beberapa hari pelaksanaan festival ini, kita telah menyaksikan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah. Singa Kren Festival telah menjadi ruang ekspresi budaya, hiburan masyarakat, sekaligus wadah yang mempererat persaudaraan dan kolaborasi antar elemen masyarakat,” ungkapnya.
Ia mengatakan, hari terakhir pelaksanaan Pesta Kesenian Kecamatan Buleleng berlangsung sangat meriah dengan beragam penampilan seni yang disuguhkan kepada masyarakat. Mulai dari kesenian tradisional daerah hingga pertunjukan modern mampu menarik perhatian masyarakat yang memadati kawasan festival.
“Hari ini merupakan hari terakhir Pesta Kesenian Kecamatan Buleleng. Acaranya sangat meriah dan kesenian yang ditampilkan sangat variatif. Banyak kesenian daerah dan juga beberapa kesenian modern yang mampu menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain menjadi panggung hiburan rakyat dan ruang ekspresi bagi seniman lokal, festival tersebut juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap geliat ekonomi masyarakat melalui keterlibatan puluhan pelaku UMKM lokal.
“Kuliner yang disajikan juga sangat beraneka ragam dan ini mendorong pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memperkenalkan produknya sekaligus berjualan di kawasan Pelabuhan Buleleng sebagai lokasi Singa Kren Festival,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Buleleng Putu Gopi Suparnaca selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa masyarakat berharap festival kecamatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Menurutnya, para pelaku UMKM yang terlibat dalam pelaksanaan tahun ini juga antusias untuk kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Gede Supriatna menegaskan Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pelestarian seni budaya dan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan inovasi dan kreativitas yang semakin baik dari tahun ke tahun. Pemerintah Kabupaten Buleleng tentu akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pelestarian seni, budaya, dan penguatan ekonomi kerakyatan,” tandasnya.(Wis)


