Thursday, July 9, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kecelakaan Maut di Jalan Sabuk Merah Belu, Pelintas Batas Diduga Ilegal Asal Timor Leste Tewas dan Satu WNI Kritis

ATAMBUA, The East Indonesia – Kecelakaan maut yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal Timor Leste terjadi di Jalan Raya Sabuk Merah Asumanu, Dusun Loko Mea, Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 8 Juli 2026 sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian yang diduga teridentifikasi masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal.

Berikut identitas para korban yang dihimpun yakni:
* Domingos Dos Santos (39 tahun): WNA asal Timor Leste, dinyatakan meninggal dunia (MD) di tempat kejadian.

* Alberto Mali (38 tahun): Warga asal Asumanu, Belu, yang dibonceng oleh Domingos. Korban hanya mengalami luka ringan.

* Matheus Markito Bere (22 tahun): Warga asal Haekesak, Belu, pengemudi kendaraan lain. Korban sempat dalam kondisi sekarat dan langsung dirujuk ke RSUD Mgr. Gabriel Manek, Atambua.

Kecelakaan bermula saat Domingos dos Santos yang membonceng Alberto Mali melaju dari arah Lasiolat ke Asumanu menggunakan motor Vixion.

Di saat bersamaan, sepeda motor lain CB yang dikendarai oleh Matheus Markito Bere datang dari arah berlawanan hingga tabrakan keras tidak dapat dihindarkan.

Akibat benturan tersebut, Domingos dos Santos (39 tahun) WNA asal Timor Leste, dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, Matheus mengalami luka parah hingga kondisinya sempat kritis sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Alberto, penumpang yang dibonceng Domingos, diinformasikan tanpa luka yang serius.

Berdasarkan informasi awal, Domingos dos Santos diketahui merupakan pelintas batas ilegal.

Ia masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen resmi melalui jalur tikus di sekitar Pos Batas TNI Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad.k

Berdasarkan informasi, saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut sedang ditangani oleh pihak Kepolisan Resort Belu.

Kasat Lantas Polres Belu dan Pihak Imigrasi Atambua yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kejadian ini belum memberikan tanggapan.

Popular Articles