DENPASAR, The East Indonesia – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan dua sekolah di Bali Jumat (2/10/2026). Kunjungan pertama ke TK Indraprasta di Kuta Badung. Lokasi kedua di SDN 15 Dangin Puri Denpasar. Kunjungan di kedua lokasi tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung program Revitalisasi Satuan Pendidikan melalui APBN tahun anggaran 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan pendidikan dasar sekaligus upaya memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah.
Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti berinteraksi dengan para siswa dan tenaga pendidik. Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di lingkungan sekolah disambut antusias oleh warga sekolah.
Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung aktivitas pembelajaran serta kondisi lingkungan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Interaksi antara menteri, guru, dan peserta didik diharapkan dapat memperkuat komunikasi mengenai berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi sekolah dalam menjalankan proses pendidikan.
Di Provinsi Bali, total keseluruhan nilai revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp272.662.302.085, atau hampir menyentuh angka tiga ratus miliar rupiah. Anggaran itu digunakan untuk memperbaiki 401 sekolah di Bali dan masing-masing satuan pendidikan akan mendapatkan 3 unit interactive flat panel (IFP).
“Seperti SDN 15 Dangin Puri ini sudah dapat dan tadi TK Indraprasta Badung juga dapat, keduanya juga sudah mendapatkan makan bergizi gratis, Alhamdulillah semua berjalan lancar,” kata Abdul Mu’ti.
Di Kabupaten Badung, jumlah sekolah yang direvitalisasi sebanyak 22 unit satuan pendidikan, mulai jenjang TK hingga SLTA. Sedangkan, di Kota Denpasar, tahun ini merevitalisasi 16 sekolah dengan total anggaran Rp18.891.517.000 atau hampir mencapai sembilan belas miliar rupiah. Unit sekolah yang akan diperbaiki mulai dari jenjang TK hingga SLTA.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Ngurah Jaya Negara mengatakan, bantuan perbaikan sekolah di tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.
Sebagai perbandingan, anggaran revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen tahun 2025 hanya untuk 9 satuan pendidikan. Nilai anggaranya Rp 6.139.963.000 dengan 640 unit perangkat IFP.
“Bantuan pendidikan untuk SDN 15 Dangin Puri ini untuk 4 ruang kelas dan penataan halaman. Ini sangat membantu kami di Kota Denpasar, apalagi di tahun 2026 ini totalnya hampir Rp18 miliar ada peningkatan yang sangat signifikan,” ujar Walikota Denpasar Jaya Negara.
Revitalisasi dilakukan dengan sistem swakelola di masing-masing satuan pendidikan. Model seperti itu mampu menyerap tenaga kerja baru. Di Bali sendiri, lebih dari 400 ribu orang yang bekerja dalam program Revitalisasi Satuan Pendidikan di semua jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA atau yang sederajat.
Saat meninjau program Revitalisasi Satuan Pendidikan, menteri Abdul Mu’ti juga mendorong penguatan karakter peserta didik melalui kebijakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik.
Salah satu program yang diperkenalkan Kemendikdasmen adalah Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mencakup kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Untuk itu saat tiba di SDN 15 Dangin Puri Denpasar, Mendikdasmen disambut anak-anak SD dengan bernyanyi tentang pembentukan 7 karakter dasar anak usia sekolah untuk Indonesia yang berkualitas.
Dalam kunjungan ke SDN 15 Dangin Puri Denpasar ini, Kemendikdasmen didampingi oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, Dr. Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, SE, M.Si, Kadis Pendidikan Kota Denpasar, Drs. Anak Agung Gede Wiratama, M.Ag serta pejabat terkait lainya.(Chris)


