Friday, October 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Warga Binaan Lapas Atambua Sukses Panen 300 Kg Paria

ATAMBUA, The East Indonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua kembali mencatatkan keberhasilan dalam program pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian.

Memanfaatkan lahan terbatas seluas 30 meter persegi, para warga binaan sukses memanen sebanyak 300 kilogram sayur paria (pare) berkualitas unggul pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Kegiatan uji coba tanam paria ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk produktif.

Keberhasilan panen melimpah ini didorong oleh ketekunan warga binaan, penerapan teknik bercocok tanam yang tepat, serta pendampingan rutin dari jajaran petugas Lapas Atambua.

Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Antonio Da Costa menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan program uji coba yang dikerjakan secara gotong royong oleh tujuh orang warga binaan tersebut.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para warga binaan dan jajaran pembinaan. Uji coba tanam paria di lahan terbatas seluas 30 meter persegi ini ternyata mampu menembus hasil panen sebanyak 300 kg. Kami berharap panen perdana ini bisa berlanjut dan konsisten, sehingga program kemandirian ini sukses menjadi bekal keterampilan berharga bagi warga binaan setelah bebas nanti,” ungkap Kalapas.

Sementara itu, Kepala Subseksi (Kasubsi) Kegiatan Kerja, Andra Sukabir menjelaskan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil dari kedisiplinan dan perawatan konsisten yang dilakukan setiap harinya oleh ketujuh warga binaan yang dilibatkan.

“Keberhasilan uji coba ini hingga menembus panen paria sebanyak 300 kg tidak lepas dari etos kerja tujuh orang warga binaan yang sangat telaten merawat tanaman dari awal penanaman hingga masa panen tiba di bawah pengawasan petugas,” ujar Kasubsi Kegiatan Kerja.

Perwakilan peserta magan, Rio Nahak turut mengungkapkan kesan positif mereka atas kolaborasi dalam program pembinaan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa ikut dilibatkan langsung dalam program pembinaan kemandirian ini. Melihat secara langsung bagaimana para warga binaan begitu tekun mengelola lahan hingga uji coba tanam paria ini berhasil menembus panen sebanyak 300 kilogram memberikan kami pengalaman praktis yang sangat berharga,” tutur Rio.

Rasa syukur dan kebanggaan turut diungkapkan perwakilan warga binaan, Leo Asa.

“Kami sangat bersyukur dan bangga diberi kesempatan mengikuti program ini. Lewat uji coba tanam paria ini, kami mendapat banyak ilmu baru di bidang pertanian, dan tidak menyangka kerja keras kami bisa menghasilkan panen melimpah hingga 300 kilogram,” tutur Leo.(Rony)

Popular Articles