Tuesday, January 13, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Lima Ribu Unit Rumah Korban Gempa Lombok Siap Dibangun

Denpasar,Theeast.co.id, – Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Presiden Joko Widodo memberikan langsung bantuan untuk perbaikan rumah rusak berat yang telah diverifikasi sebanyak 5.293 unit yang diserahkan kepada korban gempa Lombok di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara (2/9). Nilai total yang diserahkan sebanyak Rp 264 milyar untuk
5.293 KK yang rumahnya rusak berat. “Masing-masing rumah rusak berat diberikan stimulus Rp 50 juta. Bantuan langsung ditransfer oleh pemerintah ke masyarakat yang menerima dalam bentuk tabungan BRI,” ujarnya, Senin (3/9).

Adapun rincian warga yang mendapatkan dana stimulan dari pemerintah adalah Kabupaten Lombok Barat 359, Kabupaten Lombok Utara 1.353, Kabupaten Lombok Timur 2.782, Kabupaten Lombok Tengah 779, Kota Mataram 20. Satu orang perwakilan dari masing-masing 5 (Lima) Kabupaten/Kota menerima secara simbolis bantuan langsung dari Presiden yang diserahkan di Lombok, Minggu malam (2/9).

Diharapkan tabungan sebesar Rp 50 juta dapat membantu masyarakat membangun kembali rumahnya yang roboh akibat gempa. Presiden Joko Widodo berpesan, dana yang diberikan benar-benar untuk membangun rumah dan tidak digunakan untuk hal yang lain. Bahkan, presiden akan melakukan pengeecekan ke lapangan secara diam-diam, untuk memastikan apakah uang tersebut sudah digunakan untuk membangun rumah atau belum. Presden juga berpesan kepada pejabat pemerintah agar tidak melakukan pemotongan dana satu sen pun untuk kepentingan di luar pembangunan rumah untuk masyarakat. “Masyarakat harap bersabar, untuk sementara yang diberikan dana stimulan masih sejumlah 5.293. Sisanya sekitar 70 ribuan lebih masih dalam verifikasi sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Kedatangan Presiden Jokowi ke Lombok untuk yang ketiga kali ini adalah mengecek para korban yang telah tertangani dengan baik dan mendapat pertolongan, mengecek sekolah dan rumah sakit darurat, memastikan aktivitas perekonomian berjalan lancar serta menghibur masyarakat (penyintas/pengungsi) yang sudah berlangsung lama.
Selama perjalanan menuju Gunung Sari, Lombok Barat, Presiden menyempatkan ke pos pengungsian Desa Menggala dan Desa Kekait. Menyapa, berdialog sederhana dan sholat magrib berjamaah dengan penyintas. Malam harinya presiden bersama pejabat negara lainnya nonton bersama dengan para penyintas acara penutupan Asian Games di Lapangan Sepakbola Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Di tempat yang sama Presiden Joko Widodo juga akan menginap di tenda bersama para menteri, Kepala BNPB, Panglima TNI, Kapolri dan pejabat lainnya, (Axelle Dhae)

Popular Articles