Thursday, January 29, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dua Atlet Tinju Asal Belu Kembali Dipanggil Ke Pelatnas

Atambua, Theeast.co.id,  – Masyarakat daerah Perbatasan negara RI-RDTL di Belu pantas berbangga atas hasil kerja keras dari dua (2) petinju asal Belu yang kembali di panggil ke Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) tahun 2018. Hal ini disampaikan Vincent K. Laka selaku Ketua Sasana Laka Boxing Camp (LBC) asal Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina Kabupaten Belu) yang  sempat wawancara dengan wartawan media ini, Rabu (26/09/2018). Kedua petinju asal Belu yaitu Mario Kali pada kelas 49 Kg elite Man dan Libertus Gha pada kelas 64 Kg elite Man akan bergabung pada Pelatnas yang akan dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara guna persiapan menghadapi Sea Games 2019 di Manila, Filipina. “Puji Tuhan untuk Sea Games 2019 di Manila ada beberapa atlet tinju yang di panggil dan dari NTT sendiri ada 3 orang yang 2 diantaranya altet tinju asal kabupaten Belu yaitu Mario Kali dan Libertus Gha “, ungkap Vincent.

Dikatakan pula bahwa kedua petinju itu sudah dipanggil dan akan segera bergabung dengan  Pelatnas di Manado yang akan dilakukan selama 1 tahun sebagai persiapan menghadapi Sea Games 2019.

Vincent Laka juga mengatakan bahwa pemanggilan kedua petinju asal Belu ini berdasarkan hasil pantuan dan hasil pencapaian kedua petinju Mario dan Libertus dalam Asian Games beberapa waktu lalu yang dilakukan di Indonesia. “Mungkin berdasarkan amatan peningkatan luar biasa yang terjadi saat pra Asian Games dan Asian Games sehingga kedua petinju kita di panggil lagi ke Pelatnas”, katanya.

Diharapkan agar kegagalan kedua petinju asal Belu Mario dan Libertus pada Asian Games 2018 akan berbuah baik dalam Sea Games 2019 yang nantinya akan diselenggarakan di Manila sehingga kedua petinju ini dapat membawa pulang 2 medali ke Rai Belu sebagai daerah perbatasan negara RI-RDTL.

Terkait dengan kaderisasi dari Mario Kali dan Libertus Gha sendiri, Sasana Laka Boxing Camp (LBC) Pertina kabupaten Belu telah menyiapkan hal tersebut. Dikatakan bahwa sebagai bentuk pengkaderan, dalam Sasana Laka Boxing Camp (LBC) sendiri ada 3 tingkatan yaitu Elite, Youth, dan Junior. Pengelompokan tingkatan ini dilaksanakan agar jika suatu saat kedua petinju Belu itu melewati masa keemasan, ada petinju lainnya dari Belu yang siap menggantikan kedua Petinju Elite Belu tersebut. “kita sudah siapkan kader hanya saja masih kekurangan jam terbang. Tapi kalau keemasan mereka berdua selesai, kita yakin masih ada Mario dan Liber lain yang siap menggantikan mereka”, imbuh Ketua Sasana LBC Belu. (Ronny)

Popular Articles