Saturday, February 21, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Yonif Raider 408/Suhbrasta Siap Amankan Wilayah Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur

Atambua, Theeast.co.id,  – Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 408/Suhbrasta (SBH) merupakan batalyon infanteri dibawah komando Korem 074/Warastratama, Kodam IV/Diponegoro siap mengamankan perbatasan negara RI-RDTL Sektor Timur yang secara resmi melakukan pergantian tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur dengan satuan Yonif 743/PSY dalam acara Lepas Sambut Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Selasa (20/11/2018). Turut hadir dalam acara di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu tersebut, Kapolres Belu, Wakapolres Belu, Danki Brimob pelopor A, Danyon Raider 744/SYB, Kasdim 1605/Belu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743, kepala PLBN Motaain, Komandan POM Atambua, Kepala LPP RRI Atambua, Perwakilan Bea Cukai Atambua, Perwakilan Imigrasi Atambua, tokoh Agama dan tokoh Masyarakat kabupaten Belu.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY, Mayor Inf I Putu Tangkas Wiratawan dalam sambutannya mengatakan selama menjalani tugas selama kurang lebih 10 bulan di daerah perbatasan negara RI-RDTL ini, semua kegiatan di daerah batas Belu dilakukan dengan jiwa yang bersahabat. Mewakili satuannya, Mayor Tangkas sangat berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat kabupaten Belu baik itu masyarakat sendiri maupun pemerintah dan stakeholder yang selalu membantu dan memperlancar segala tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur. “Setiap kegiatan apapun di Belu sebagai kota Sahabat, kita lakukan selalu secara bersama-sama. Di Belu cukup luar biasa, kami tidak bisa melaksanakan kegiatan ini selama kurang lebih 10 bulan tanpa dukungan dari rekan-rekan yang ada di belu bersama instansi pemerintah, tokoh masyarakat, sehingga kami bisa melaksanakan tugas ini dengan lancar dan kami kembali juga dengan lengkap dan aman serta tidak ada satupun permasalahan yang ditinggalkan”, jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang mereka miliki dalam kebersamaan ditengah masyarakat selama menjalani tugas di daerah perbatasan RI-RDTL Sektor Timur. Selain itu, mereka juga memohon doa dari seluruh komponen masyarakat Belu agar dalam perjalanan selanjutnya selalu diberikan kelancaran dan kesuksesan. Mayor Inf I Putu Tangkas Wiratawan juga menyampaikan kepada Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan yang baru dari Yonif Raider 408/Suhbrastha dapat sukses dalam menjalankan tugas selama beberapa waktu kedepan.

Sementara itu, Dansatgas  Pamtas Yonif Raider 408/SBH, Mayor Infantri Eko Prasetyo mengatakan bahwa sebagai Satgas pengganti dirinya memohon dukungan serta kerja sama yang baik dari seluruh elemen masyarakat Belu demi menjaga wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kami sangat mohon bantuan kerjasama dan pimpinan dari seluruh stakeholder pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Belu supaya bisa mendukung kami selaku Pamtas Sektor Timur untuk membangun negeri kita. Slogan kami, Merah Putih Berkibar, Bersatu Membangun Negeri”, imbuhnya.

Sebagai Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/SBH, Mayor Eko mengucapkan limpah terima kasih atas penyambutan yang telah diberikan dari masyarakat beserta stakeholder yang berada di kota perbatasan serta pemerintah kabupaten Belu.

Adapun rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh Yonif Raider 408/SBH sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL yang baru dikatakan tentunya dilaksanakan berdasarkan regulasi dan program yang telah ditentukan diantaranya pengamanan terhadap perbatasan negara RI-RDTL sepanjang kurang lebih 122,8 KM di Sektor Timur dan juga akan merealisasikan pembinaan teritorial di perbatasan kepada masyarakat. Yonif Raider 408/SBH juga akan melakukan patroli dan melaksanakan penegakan hukum di wilayah kekuasaan terkait dengan kegiatan-kegiatan ilegal apapun di Perbatasan Sektor Timur. Disamping itu, terkait dengan pembahatan tugas operasi tentunya akan dilakukan pembekalan pada bidang pendidikan dan kesehatan. Satuan ini menyiapkan tenaga medis sebanyak 40 personil dengan penempatan 2 orang di masing-masing pos batas negara sedangkan tenaga pendidik disiapkan setiap pos batas sebanyak 5 orang personil.

Sebagai komandan Satgas Pamtas RI-RDTL yang baru, Mayor Infantri Eko Prasetyo mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satgas Pamtas sebelumnua, Yonif 743/PSY atas peraihan prestasi yang cukup  membanggakan selama bertugas beberapa bulan yang lalu. “Ini sangat menjadi acuan dan menjadi tugas berat buat kami dalam menjalankan tugas kedepannya”, ungkapnya.

Acara alih Komando Pengendalian ini ditandai dengan penandatanganan naskah memorandum dan penyerahan Bendera Merah Putih dari Dansatgas Pamtas yang lama, Yonif 743/PSY Mayor Inf I Putu Tangkas Wiratawan kepada Mayor Inf Joni Eko Prasetyo selaku Dansatgas yang baru dari Yonif Raider 408/SBH. (Ronny)

Popular Articles