Wednesday, March 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Ini Persyaratan Bagi Pemuda Belu Ikut Seleksi Pelatihan Di BLK Semarang Dan Bekasi

Atambua, Theeast.co.id – Pemerintah Daerah kabupaten Belu melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi bekerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja lewat Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang dan Bekasi akan memberikan pelatihan bagi pemuda-pemudi Belu pada beberapa program tawaran. Untuk itu, ada dua persyaratan berbeda yang harus dilengkapi agar para pemuda untuk mendaftarkan diri dan mengikuti pelatihan di BBPLK Semarang dan Bekasi.

Pada BBPLK Semarang memiliki persyaratan dalam pemasukan berkas diantaranya laki-laki/perempuan dengan umur maksimal 35 tahun, fotocopy ijazah terakhir yang telah dilegalisir, fotocopy KTP/KK, pas foto 3 x 4 (3 lembar dengan latar belakang berwarna merah). Sementara itu, persyaratan dalam pemasukan berkas di BBPLK Bekasi antara lain, laki/perempuan dengan umur maksimal 35 tahun, fotocopy ijazah terakhir yang telah dilegalisir, fotocopy Kartu Tanda Penduduk, pas foto 3 x 4 dan 4 x 6 (2 Lembar dengan latar belakang berwarna tidak ditentukan), sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna. Batas pemasukan berkas keduanya jatuh tempo pada tanggal 22 Januari 2019 mendatang.

Pada BBPKL Semarang ditawarkan program pelatihan diantaranya administrasi perkantoran, waiters, customer service, Ekspor-Impor, perbankan, junior administration assisten, pembatik, operator bordir manual. Sedangkan pada BBPKL Bekasi menawarkan program pelatihan bidang teknologi informasi dan komunikasi (computer technician), Teknik Elektronika (Teknisi Audio video dan teknisi telepon seluler), Refrigeration (Teknisi pendingin AC split) dan Pariwisata perhotelan (barista dan food and beverage service).

Pada pelatihan itu, BBPKL Semarang menyediakan fasilitasi Sertifikat pelatihan, modul pelatihan, pakaian kerja, bantuan uang transportasi dan asuransi. Pada BBPKL Bekasi menyediakan sertifikat pelatihan, sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi
(BNSP), pakaian kerja, asuransi, dan uang transportasi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kabupaten Belu, Laurentius Nahak saat ditemui awak media ini menjelaskan bahwa pelatihan ini dilakukan atas kerjasama Pemda Belu dengan Departemen Tenaga Kerja melalui BBPLK Semarang dan Bekasi. Agar dapat mengikuti pelatihan para peserta diwajibkan memiliki keterampilan dasar pada program yang ingin dilamar. Pendaftaran untuk mengikuti pelatihan ini mulai dibuka di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi sejak hari ini, Kamis (17/01/2019).

Penutupan pendaftaran ini disebutkan sebelum tanggal 22 Januari 2019 dan pelatihan nya pun direncanakan akan berlangsung selama 1 bulan mulai dari tanggal 7 Februari sampai 7 Maret 2019 baik di BBPLK Bekasi maupun Semarang. Seluruh biaya selama pelatihan ditanggung penuh oleh Pemerintah.

Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang membuka program pelatihan kepada 20 orang peserta dan BBPKL Bekasi akan memberikan kesempatan pelatihan kepada 10 orang peserta dari kabupaten Belu dengan didahului proses seleksi.

Disampaikan bahwa para peserta akan melakukan proses registrasi di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kabupaten Belu serta diberi penjelasan – penjelasan teknis. “Sekitar tanggal 22 Januari ini, tim dari BLK Semarang dan Bekasi akan melakukan seleksi di Kabupaten Belu. Jadi pada saat proses seleksi itu tidak serta merta yang daftar itu harus lolos semua karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Hal yang paling minimal adalah punya keterampilan dasar. Seperti menjahit harusnya tahu pola dan tahu gunting. Bila calon peserta tersebut sama sekali tidak tahu keterampilan dasar maka dengan sangat hormat pasti dia tidak lulus”, jelas Laurentius.

Pada saat proses seleksi tersebut maka akan dilihat warga Belu yang bisa lolos seleksi dan akan mengikuti pelatihan di BBPLK Semarang dan Bekasi. “Ini peluang besar untuk anak-anak Belu mari sama-sama kita kompetisi sekaligus ke depan anak-anak Belu kedepan tidak bisa berpikir untuk menjadi pegawai tapi ini peluang untuk menjadi wirausaha muda,” kata Kadis Laurentius. (Ronny)

Popular Articles