Sunday, January 25, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dandim 0811 Tuban Dampingi Waaster Kasad Bersama Menteri Pertanian Saksikan Banjir Jagung

Tuban,Theeast.co.id – Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Nur Wicahyanto Dampingi Waaster Kasad melaksanakan kegiatan kunjungan kerja oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman beserta rombongan yang diikuti sekitar 10.000 orang bertempat di lahan Perhutani Dsn. Tileng Ds. Talun Kec. Montong Kab. Tuban.Jumat (15/2/2019)

Turut serta hadir dalam rombongan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan ketahanan pangan kementerian pertanian Agung Hendriyadi, Waaster Kasad Brigjen TNI Gathot Setyo Utomo, bersama para undangan Forkopimda Kab.tuban, Forkopimca Montong, Kasrem 082/CPYJ Letkol Inf Moch. Sulistiyono, Kasiter Korem 082/CPYJ Letkol Inf Budi Yuwono.

Menteri Pertanian beserta Rombongan tiba dilokasi dilanjutkan panen panen Raya secara simbolis.sekaligus menyaksikan Demo penggunaan Mobil Corn Dryer.

Saya mewakili pemerintah Kabupaten Tuban, mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri dan Rombongan, kami akan menjelaskan sedikit tentang lahan di wilayah Kab 88 % lahan kita adalah lahan pertanian. “ Untuk tanaman jagung targetnya 103% meskipun ini suatu keberhasilan, karena di wilayah Perhutani bisa tanam cuma sekali, selain itu di wilayah Tuban juga ada lahan yang tandus karena hanya mengandalkan sawah tadah hujan, meskipun lahan kita belum bisa panen setahun dua kali tapi kita bisa mencukupi kebutuhan pangan di Kab. Tuban”, ucap Bupati Tuban.

Kemudian acara dilaksanakan dengan penandatanganan kontrak pembelian jagung antara Gapoktan, Bulog dan Peternak atau asosiasi GPMT dan dilanjutkan dengan sambutan Mentri Pertanian.

Mentan dalam sambutannya memberikan arahan harus bisa kerja nyata jangan sampai pangan di Indonesia tidak mencukupi stok pangan yang ada di negara kita, maka para petani harus kita lindungi dan harus sejahtera yang ada di wilayah kita, kami tidak mau dengar ada petani yang masih mengeluh dengan adanya kekurangan bibit atau pupuk karena semua sudah tercukupi, jadi kami mohon semua kebutuhan bibit sama pupuk untuk petani harus tercukupi.

“Kami Selaku Menteri sangat bangga dengan petani dan akan ada bantuan barang dari kementerian bisa di gunakan oleh para kelompok tani dan kelompok peternak, semua bantuan harus di bawa kepada yang bersangkutan, Mudah-mudahan barang yang sudah di berikan bisa bermanfaat bagi para petani dan peternak,”ungkap Mentan.

Kami dapat laporan dari bapak Bupati dan Wakil Bupati bulan Pebruari 2019 akan ada panen maka akan kami pertemukan langsung antara petani dan tengkulak langsung di awasi oleh Bulog biar para petani tidak di bohongi oleh para tengkulak – tengkulak yang mau memanipulasi harga, karena harga sudah di tetapkan oleh Pemerintah jadi saya tidak mau mendengar lagi ada petani yang mengeluhkan tentang harga panen yang tidak sesuai dengan harga yang sudah di tentukan oleh pemerintah.(Tim)

Popular Articles