Denpasar, Theeast.co.id – Ribuan warga memilih keluar dari Bali untuk menghindari Nyepi. Hal ini diketahui dari padatnya antrian di Pelabuhan Gilimanuk Bali yang akan menyeberang ke Pulau Jawa. Antrian di Pelabuhan Gilimanuk sudah terjadi sejak tadi pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Agus Supriyanto membenarkan adanya kepadatan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk yang akan menyeberang ke Jawa. Ia mengaku sebenarnya peningkatan penumpang sudah terjadi sejak Selasa (5/3) sore. “Puncaknya baru terjadi hari ini, Rabu (6/3). Betul, antrian sudah terjadi sejak tadi pagi. Sekalipun antrian tidak sama dengan mudik lebaran, namun pertumbuhan penumpang cukup signifikan, bila dibandingkan dengan penumpang normal setiap hari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/3).
Menurut Agus, bila dibandingkan dengan Nyepi tahun sebelumnya, maka tahun 2019 terjadi peningkatan baik dari sisi penumpang maupun trip Gilimanuk-Ketapang Banyuwangi Jawa Timur. Saat ini pihak ASDP Gilimanuk mengoperasikan 33 kapal untuk mengangkut kepadatang penumpang dari Gilimanuk ke Banyuwangi. “Sampai dengan tanggal 5 Maret kemarin, kita sudah mengoperasikan 33 kapal penumpang agar bisa mengangkut semua penumpang,” ujarnya. Sementara dari jumlah trip terjadi peningkatan dimana jika tahun 2018 hanya 260 trip sehari menjelang Nyepi, maka di tahun 2019 naik menjadi 268 trip sehari menjelang Nyepi.
Sementara dari sisi penumpang juga terjadi peningkatan. Terpantau hinggga Rabu siang (6/3) pukul 12.00 Wita, sudah sekitar 60 ribu orang meninggalkan Bali ke Jawa. Kalau data terakhir pada Selasa (5/3) sudah mencapai 49.732 penumpang. Pihak Pelabuhan memperkirakan sampai dengan batas akhir penutupan operasional pelabuhan bisa mencapai 90 ribu hingga 100 ribu penumpang yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Penyeberangan terakhir akan ditutup pada pukul 23.00 Wita. Artinya, operasional pelabuhan terakhir pada jam tersebut. Selebihnya diharapkan para penumpang diminta untuk mempercepat keberangkatannya bila yang ingin keluar dari Bali. Pelabuhan akan akan kembali dibuka pada Jumat (8/3) pukul 08.00 Wita. (Axele Dhae)


