Thursday, January 29, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 408/SBH Manfaatkan Botol Bekas Sebagai Media Tanam

Atambua, Theeast.co.id – Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh Pos Salore memanfaatkan Botol bekas air mineral yang selama ini dibuang karena dianggap tidak bermanfaat ternyata bisa dimanfaatkan sebagai media tanam.

Hal tersebut diutarakan oleh Komandan Pos Salore Letda Inf Tugiyo, Senin (11/03/2019). Perwira yang juga sebagai komandan pos Salore ini mengatakan, banyak upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu perekonomian di Desa” dengan memanfaatkan barang bekas. Upaya tersebut kita mulai dari memanfaatkan botol bekas air mineral menjadi sarana media tanam

Cara lain tidak kalah pentingnya adalah mengoptimalkan penggunaan media pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. Hal itu diyakini Danpos dapat meningkatkan pengetahuan.

“Dengan penggunaan media tersebut, akan dapat lebih mudah dimengerti atau dipahami oleh masyarakat di desa Tulakadi. Tugiyo menambahkan, salah satu media pembelajaran yang dapat dipakai agar dapat meningkatkan pengetahuan adalah dengan memanfaatkan berbagai barang bekas yang perlu lebih dioptimalkan.

Hanya saja, kata Tugiyo, untuk lebih mengoptimalkan media pembelajaran dari barang bekas tersebut dibutuhkan kreativitas dan keinginan para masyarakat untuk mencari, menemukan, dan mengembangkannya.

“Di sinilah dibutuhkan kreativitas para TNI untuk menciptakannya. Berbekal pengalamannya selama ini yang bukan hanya sebagai garda terdepan indonesia tetapi juga teritorial yang dilaksanakan.

Media yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat dalam memahami percontohan tersebut tidaklah harus yang modern, mahal, Media sederhana dan murah terbuat dari bahan bekas atau sisa pakai yang ada dan tersedia di lingkungan masing-masing pun bisa dimanfaatkan.

Alat-alat tersebut bisa digunakan sebagai alat percobaan atau praktikum yang mudah dan murah.

botol bekas, misalnya, baik yang terbuat dari plastik maupun logam dari berbagai ukuran dan warna dapat digunakan untuk klasifikasi jenis. Dengan bahan bekas sisa ini, masyarakat dapat dilatih dalam menggolong-golongkan benda menurut ukuran dan warnanya.

Bahkan, jelas Tugiyo, masih banyak contoh lain pemanfaatan barang bekas untuk proses pembelajaran untuk masyarakat

“Kemauan dari TNI untuk mencari model-model lain sangat dibutuhkan hingga di masa mendatang, sehingga lebih banyak lagi media pembelajaran dari bahan bekas yang bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. (Tim)

Popular Articles