Saturday, January 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Wakapolda NTT Minta Aparat TNI-Polri Tetap Jaga Kekompakan Di Perbatasan RI_RDTL

Atambua, Theeast.co.id – Wakapolda Nusa Tenggara Timur, Brigjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum meminta kepada seluruh aparat TNI-Polri yang berada di wilayah hukum Belu-Malaka tetap jaga kekompakan demi keutuhan NKRI dari daerah Perbatasan Negara RI-RDTL. Hal ini dikatakan dalam sambutan kunjungannya di Polres Belu, Selasa (26/03/2019).

Saat tiba di Mako Polres Belu, Wakapolda NTT ini digotong oleh aparat TNI-Polri baik dari Polisi Polres Belu, Brimob Atambua, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/SBH dan Batalyon Yonif Raider Khusus 744/SYB yang juga bertugas di Belu-Malaka dari Jalan masuk Halaman Polres Belu ke Teras Depan Mako Polres Belu sembari diiringi yel-yel TNI-Polri.

Dalam sambutannya dihadapan Prajurit TNI-Polri, Wakapolda Johni memberikan apresiasi yang besar kepada aparat TNI-Polri di kabupaten Belu sebagai salah satu daerah Perbatasan Negara Indonesia yang terlihat begitu kompak dan jiwa kekeluargaan yang besar. “Tetap jaga Kebersamaan TNI-Polri karena memang ini-lah yang harus kita lakukan untuk menjaga keutuhan dari NKRI,” ungkapnya.

Disampaikan bahwa TNI-Polri merupakan elemen yang berada di bagian depan sebagai penyangga utama pada Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk bisa mengatasi sekelompok kecil orang-orang yang ingin merubah ideologi bangsa Indonesia, Pancasila dengan ideologi ekstrim lainnya. “Ini hanya bisa kita atasi NKRI yang berpancasila, ber-Bhinneka Tunggal Ika dengan persatuan dan kesatuan yang ada seperti ini,” pungkas Brigjen Asadoma.

Wakapolda NTT, Brigjen Johni Asadoma ini juga menegaskan bahwa semua aparat TNI-Polri yang berada di Wilayah Belu-Malaka bertugas di beranda terdepan Bangsa Indonesia sehingga perlu kerja optimal serta menjaga persatuan dan kesatuan diantara aparat TNI-Polri. “Saudara bertugas di beranda terdepan. Tugas mulia dalam mempertahankan NKRI. Selamat bertugas, tetap jaga persatuan dan kesatuan, tetap jaga kekeluargaan diantara TNI dan Polri,” katanya.

Brigjen Johni juga menegaskan bahwa hal yang paling penting bagi Aparat TNI-Polri adalah masyarakat karena TNI-Polri tidak dapat berbuat apa-apa tanpa adanya dukungan dari masyarakat. Sebagai Aparat Negara TNI-Polri juga tidak boleh berpolitik praktis sehingga tidak terlibat dalam perpolitikan di wilayah Polres Belu. “Selamat menjalankan tugas, jangan sampai kita mengabaikan peran dari masyarakat di dalam membantu tugas TNI-Polri karena kita juga berasal dari masyarakat,” tegas Asadoma. (Ronny)

Popular Articles