Sunday, April 5, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Transportasi Konvensional Terancam Menghilang karena Keberadaan Trnsportasi Online

DENPASAR – Keberadaan taksi atau transportasi online masih terus menjadi sorotan di Bali dan menimbulkan pro kontra ditengah masyarakat. Yang teranyar, keberadaan taksi online dianggap mengancam keberadaan taksi konvensional yang terancam menghilang secara perlahan.

“Taksi di Bali ada sekitar 2.800-an yakni Jimbaran Taksi, Ngurah Rai, Wahana, Komotra, Kowinu Bali dan Bali Taksi dan ini akan menghilang secara perlahan ketika taksi online dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengawasan,” ujar Wayan Pande Sudirta selaku Dewan Pimpinan Unit (DPU) Taksi Organda Bali, di Kuta, Senin (19/2).

Selain itu, dari sisi pemasukan, keberadaan taksi online juga dianggap membuat taksi konvensional “menjerit” karena pemasukan yang turun secara signifikan.

“Penurunan aktivitas taksi konvensional mencapai 30 persen, Bahkan, pendapatan pengemudi taksi konvensional menurun drastis sampai 65 persen,” paparnya.

Menurutnya, taksi konvensional sulit berkompetisi karena tarif yang jauh lebih murah yang ditetapkan taksi online yang 50 persen lebih murah dari tarif taksi konvensional.

“Bagaimana kita bisa bersaing secara sehat, kalau tarif taksi konvensional Rp 6.500/km. Sedang taksi online tarifnya Rp 3.100 atau maksimal Rp 3.500 per kilometernya,” jelasnya.

Yang menjadi permaslahan, lanjut Sudirta, saat ini masih banyak taksi online yang beroperasi tanpa ijin resmi. “Sejak pertengahan 2017, banyak temuan taksi online yang beroperasi tanpa ijin resmi di Bali,” jelasnya. (*)

Popular Articles