Tuesday, January 27, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Disela Penugasan, Inilah Yang Dilakukan Prajurit TNI Di Perbatasan

Atambua, Theeast.co.id – Ada yang menarik diperhatikan pada Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Rider 408/Suhbrastha, di Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Kali ini anggota Satgas tak hanya melaksanakan kegiatan kesehatan keliling, karya bakti, pembinaan fisik, pembangunan mental dan moral warga yang di wilayah binaan, tatapi juga menyempatkan waktu ikut dalam aktivitas warga sepeti yang dilakukan oleh Serda Herbrocky saat saat ditemui sedang menumbuk padi ladang menggunakan lesung untuk makanan pokok.

Dansatgas pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Suhbrastha Mayor inf Joni Eko Prasetyo melalui Dankipur 1 Lettu inf Ari Cahyo Wibowo mengatakan, pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh anggotanya bertujuan untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat desa binaan yang terletak di kecamatan Tastim kabupaten Belu. Selain menanam jagung, masyarakat juga bercocok tanam padi ladang untuk komsumsi sehari-hari.

“Selain menanam padi di sawah ternyata sebahagian warga juga masih ada yang bercocok tanam padi di ladang karena memang lahan persawahan tidak ada,”jelasnya.

Ia menambahkan, beras padi ladang cukup sehat karena tidak menggunkan pupuk kimia seperti padi pada umumnya di perkotaan.

Namun, untuk proses sampai bisa dimasak memang cukup rumit karena harus ditumbuk karena keterbatasan fasilitas penggilingan padi.

Kades Sarabau Belmindo Roberto (35) mengucapkan terimakasih atas kepedulian TNI yang ikut membantu warganya. “sejak dahulu selain mengonsumsi jagung sebagai panganan pokok sebagian warga kami juga mengonsumsi beras merah hasil dari ladang sendiri”.

“Ketersediaan padi ladang cukup untuk dimakan selama satu musim, bahkan sebahagian bisa kita jual. Prosesnya memang agak rumit karena harus ditumbuk menggunakan lesung dan itu ada beberapa proses sampai jadi beras,”ujarnya. (Tim)

Popular Articles