Tuesday, January 27, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kodim 0406/Mura Ikuti Istiqhosah Dan Tablik Akbar Di Kota Lubuklinggau

Lubuklinggau, Theeast.co.id – Komandan Kodim 0406/Mura Letkol Inf M. A’an Setiawan S.Sos., M.I.Pol. beserta seluruh anggota dan Ibu-Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Kodim 0406/Mura mengikuti Istighosah dan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Polres Lubuklinggau bertempat di Masjid Agung As-Salam, Kota Lubuklinggu.

Istighosah dan Tabligh Akbar yang digelar pada Kamis (4/4/2019) ini mengusung tema “Meningkatkan soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, Pemkot Lubuklinggau dan seluruh elemen masyarakat mari kita tingkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dalam rangka mensukseskan Pemilu tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kota Lubuklinggau”.

Selain Dandim 0406/Mura, turut hadir dalam acara tersebut, Walikota Lubuklinggau SN. Prana Putra Sohe, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Haryanto,SIK., Wakil Walikota Lubuklinggau, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, perwakilan unsur Forkopimda Kota Lubuk linggu, Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Ketua Bawaslu Kota Lubuklinggau, Kepala Kemenag Kota Lubuklinggau, perwakilan unsur organisasi keagamaan, seperti MUI Kota Lubuklinggau dan NU Kota Lubuklinggau serta segenap jajaran Pemerintah Kota Lubuk linggau.

Pada acara Istigosah dan Tabligh Akbar itu, Polres Lubuk inggau menghadirkan Ustadz Aidil Fitriansyah untuk mengisi tausyiah agama dihadapan para jamaah yang memadati lokasi.

Komandan Kodim 0406/Mura Letkol Inf M. A’an Setiawan S.Sos., M.I.Pol. dalam kesempatan tersebut mengatakan, jika berbeda dalam pilihan Pemilu merupakan hal yang lazim, namun kerukunan harus tetap dijaga. “Kalau kita mencintai Rasulullah SAW dan mencintai NKRI jangan saling menghina dan menjelek-jelekkan,” tegasnya.

Selain itu, Dandim juga mengimbau agar seluruh masyarakat dapat mengendalikan sikap, meski berbeda pilihan dalam ajang Pemilu tahun 2019. Tujuannya, tentu untuk menjaga situasi tetap kondusif. “Tetaplah saling menghargai, jangan karena ajang lima tahunan ini kita terpecah belah, tidak ada lagi soliditas, jangan sampai itu terjadi,” pungkas Dandim. (Tim)

Popular Articles