Denpasar, Theeast.co.id – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mendatangi secara mendadak Kantor DPW Partai Nasdem Bali, Jl Tukad Batanghari, Denpasar, Senin (8/4). Tiba di kantor, Surya Paloh diterima langsung oleh Ketua DPW Partai Nasdem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa bersama seluruh jajaran pengurus, para Caleg dari pusat hingga daerah sejauh yang hadir. Sementara Surya Paloh didampingi beberapa pengurus Nasdem pusat seperti Willy Aditya, artis dan Caleg Nasdem Dapil Jawa Tengah Nafa Urbach. Saat tiba di kantor, Surya Paloh langsung naik ke lantai 2 dan berdiskusi banyak hal dengan para pengurus dan puluhan media baik lokal maupun nasional di lantai 2.
Menurut Surya Paloh, dari semua kantor DPW Nasdem seluruh Indonesia, Bali yang paling megah, bukan hanya karena fisiknya, tetapi ternyata Kantor Nasdem Bali itu berenergi, penuh informasi, penuh provokasi, selalu dikerumuni wartawan. “Inilah cirikahs pergerakan. Tidak ada pergerakan tanpa provokasi. Ini hebat,” ujar Surya Paloh penuh kelakar. Banyak kantor DPW tetapi tidak seperti Bali. Roh Bali memang sangat kuat mempengaruhi Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Surya Paloh memuji jika Nasdem Bali itu sangat kompak dan kuat. Dirinya optimis jika Nasdem Bali mewarnai kehidupan politik baik lokal maupun nasional. Bali telah menunjukkan spirit kebersamaan dengan mengusung politik bergembira. “Sing Nasdem sing keren,” ucap Surya Paloh. Dalam obrolan tersebut, Surya Paloh berbicara soal Nasdem Bali yang harus kompak mendukung Jokowi untuk menang dalam Pemilu nanti.
Surya Paloh juga tidak gentar dengan dukungan terhadap Prabowo seperti yang terdapat dalam masa kampanye terbuka di GBK sehari sebelumnya. Ia yakin jika masa itu tidak berdampak banyak terhadap suara pasangan nomor urut 02. “Kita lihat saja nanti, apakah itu betul pendukung Prabowo. Apakah suara itu hanya saat kampanye. Apakah mereka bisa menang di Jawa, di Sumatera, di Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan sebagainya,” ujarnya. Makanya ia meminta Bali, Nusa Tenggara dan sebagainya,” ujarnya. Makanya ia meminta agar Bali bisa memenangkan Prabowo di atas 80 persen. (Axelle Dae)


