Denpasar, Theeast.co.id – pemandangan menarik saat Cawapres Nomor urut 02 Sandiaga Solahudin Uno kampanye di Buleleng. Saat melakukan lari pagi sebagaimana kebiasaan Sandiaga dalam setiap kampanye, Sandiaga malah memilih berlari di seputar Pantai Lovina Buleleng. Saat tiba di Pantai Lovina, Sandiaga diterima dengan ramah oleh puluhan kader PDIP asal Kecamatan Buleleng. Bahkan, Sandiaga diajak berfoto menggunakan satu jari yang merupakan simbol pendukung pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.
Saat dikonfirmasi Rabu sore (10/4), Ketua DPC PDIP Kecamatan Buleleng Made Ardika mengatakan, bahwa dirinyalah yang menerima Cawapres nomor urut 02 di Lovina. Pertemuan itu terjadi seputar Hotel Puri Sharon menuju Pantai Bina Ria Lovina. “Sekalipun di beberapa titik ada spanduk Jokowi saat menerima Pak Sandi, namun kami tetap menghormati Pak Sandi. Kami tetap berlaku ramah. Kami menerima beliau dengan baik. Kami mengajak foto bersama. Saya ajak foto satu jari. Kemudian saya ajak foto jempol. Kami baik-baik saja. Kader-kader PDIP yang kebetulan ada di lokasi juga sopan dan ramah terhadap Pak Sandi. Kami jaga betul. Kami juga sampaikan dengan sopan dan ramah bahwa ini adalah daerah Jokowi. Namun siapa pun tamu kami akan terima dengan ramah. Jangan sampai politik membuat kita bermusuhan,” ujarnya.
Menurut Ardika, dirinya tidak menginstruksikan kadernya untuk mengenakan kostum PDIP bertuliskan Jokowi dalam menerima Cawapres Sandiaga Uno. Itu semua dilakukan secara spontan oleh kader. “Ini kan daerah pariwisata. Kebetulan musim Pemilu. Jadi semua orang bisa saja mengenakan kostum PDIP. Apalagi disini Kabupaten Buleleng, juga basis PDIP. Jadi tidak benar kalau saya memerintahkan kader mengenakan seragam PDIP untuk menerima Pak Sandi. Kita tetap saudara,” ujarnya. Menurutnya, dirinya menjaga betul jangan sampai ada gesekan, hujatan, sindiran terhadap Cawapres Sandiaga. “Saya jaga betul. Ini daerah pariwisata. Jangan sampai gesekan itu terjadi. Itu betul. Ini daerah pariwisata. Jangan sampai gesekan itu terjadi. Itu memalukan. Buktinya Sandiaga juga angkat satu jari dukung Jokowi,” ujarnya. Ardika tidak mau berkomentar apakah Sandiaga mengangkat satu jari itu artinya mendukung Jokowi. Ia tidak dalam kapasitas menginterpretasikan simbol dukungan itu. Terserah saja publik melihatnya. Ia menjamin, selama Cawapres nomor urut 02 itu berada di Pantai Lovina, semuanya aman terkendali.
Seperti diketahui, Cawapres Sandiaga Uno melaksanakan kampanye di GOR Bhuana Patra Buleleng Bali, Selasa (9/4). Selama kampanye berlangsung, hujan lebat mengguyur sehingga banyak peserta yang lari berteduh dan menghindari pidato Sandi. Selain itu, kedatangan Sandiaga di Buleleng juga disambut spanduk dan baliho dukungan ke Jokowi. Bahkan di beberapa titik, Sandiaga dibalas dengan yel-yel Jokowi. Sandiaga hanya bisa membalas dengan senyum dan berjabat tangan. (Axelle Dae)


