Saturday, March 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Bersama Rakyat, TNI Ikut Pelihara Kearifan Lokal

Atambua, Theeast.co.id – Wilayah Indonesia Timur dikenal dengan kerajinan tenun yang beraneka ragam, salah satunya adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di desa Sadi kecamatan Tasifeto Timur, kabupaten Belu.
Masing-masing daerah di NTT memiliki ciri khas dan keistimewaannya sendiri dan tiap helai kainnya masih diproduksi secara manual oleh tenaga manusia.

Dalam kegiatan pembinaan Teritorial (binter) kali ini, anggota pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Suhbrastha Serda Herbrocky mendatangi rumah pengrajin kain tenun ibu Melly (45) yang menproduksi berbagai kerajinan tenun. Tempat ini juga merupakan salah satu rumah produksi tenun di desa Sadi.
Melly memproduksi berbagai kerajinan seperti pakaian, syal, Sarung, tas, yang terbuat dari tenun sesuai pesanan pembeli.

Saat ditemui dirumahnya, Melly menuturkan produk tenun yang ia buat cukup bervariasi. Untuk harganya mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu, tergantung dari tingkat kesulitan pembuatan dan kerumitan motif serta warnanya. Semakin rumit dan banyak warna, maka semakin tinggi nilai jualnya.

Ditempat terpisah Dansatgas Pamtas RI-RDTL sektor timur, Mayor inf Joni Eko Prasetyo melalui Dankipur 1 Lettu inf Ari Cahyo Wibowo menjelaskan, “selain betani dan berdagang, sebagian masyarakat diwilayah binaan kami juga memiliki usaha sampingan sebagai pembuat kerajinan kain tenun. Untuk itu kami selalu mempergencar pembinaan teritorial dengan harapan terpeliharanya keharmonisan TNI-rakyat serta memotivasi mereka bekerja sehingga terjaganya kearifan lokal yang ada di wilayah perbatasan khususnya desa binaan”.

“Saya merasa senang dan termotivasi atas kepedulian bapak TNI pos Asulait. Karna dengan Motivasinya saya lebih bersemangat dalam bekerja karena selalu ada bapak TNI yang dampingi”. Tambah Melly dengan nada bangga. (Tim)

Popular Articles