Denpasar, Theeast.co.id – Seluruh pejabat di Bali akhirnya selesai mencoblos. Mereka adalah Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sekda Bali Dewa Made Indra, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, bahkan Menteri Koperasi dan UKM AAN Puspayoga. Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Ny. Putri Suastini Koster serta Putri Pertamanya Ni Putu Dhita Pertiwi, Rabu (17/4) pagi menggunakan hak pilihnya di TPS 11 Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menggunakan hak suaranya di TPS 6 Ubud Tengah, Kecamatan Ubud Gianyar. Cok Ace malah datang ke TPS mengendarai sepeda motor. Dengan didampingi oleh Ny. Tjokorda Istri Putri Hariyani Sukawati beserta keluarga. Cok Ace menegaskan, hingga saat ini Pemilu di Bali berlangsung damai. “Saya juga senang dengan partisipasi warga yang begitu tinggi untuk memilih dalam pemilu ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wagub Cok Ace juga menyebut tentang banyaknya kertas suara dan kekhawatirannya akan orang tua yang mengalami kesulitan ketika mencoblos. “Saya hanya agak khawatir jika para orang tua yang susah memilih karena kertas suara yang banyak dan lebar. Semoga itu tidak menjadi halangan ketika mencoblos,” imbuhnya.
Ketika disinggung tentang pengaruh pemilu akan dunia pariwisata, dengan tegas tokoh Puri Ubud ini menyampaikan keduanya tidak ada keterkaitan. Menurutnya hingga saat ini wisatawan terlihat sedikit karena memang di Bali sedang memasuki low season atau penurunan jumlah wisatawan yang biasa terjadi di bulan maret dan april. “Untuk industri pariwisata juga kita sudah rancang sedemikian rupa sehingga karyawannya bisa mencoblos,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, TPS tempat Wagub Cok Ace juga dikunjungi oleh Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose dan Ketua KPUD Bali I Dewa Agung Gde Lidartawan. Kedatangan mereka ke Ubud adalah serangkaian roadshow keliling Bali untuk memastikan Pemilu berjalan lancar dan damai serta tidak pelanggaran untuk hak warga menggunakan hak konstitusinya. Irjen Pol Petrus Golose menegaskan bahwa setiap warga negara berhak menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani mereka. “Sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi kemarin, setiap warga berhak memilih dan tidak dibatasi waktu hingga jam 1 siang saja. Petugas berkewajiban menunggu masyarakat meskipun sampai sore. Jadi saya sekarang keliling Bali dengan Ketua KPU Bali untuk memastikan peraturan tersebut sudah berjalan dengan baik,” tandasnya.
Sementara Gubernur Bali Wayan Koster mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya memilih Presiden dan Wakil Presiden serta wakil rakyat DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Tak lupa, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini juga berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas jalannya Pemilu Serentak 2019. “Saya minta agar Bali tetap tenang, jaga kondusifitas, jaga keamanan dan ketertiban. Jangan terpancing isu-isu yang tidak benar. Kalau ada kekurangan saat pencoblosan silahkan dikomunikasikan dengan baik. Ini Bali. Jaga baik-baik Bali,” ujarnya. (Axelle Dae)


