Saturday, January 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pasca Pemilu Serentak 2019, Kapolres Belu Minta Masyarakat Tetap Tenang Dan Menjaga Keamanan

Atambua, Theeast.co.id – Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten pada tanggal 17 April 2019 telah berlalu dengan aman dan lancar di wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL baik di kabupaten Belu maupun kabupaten Malaka.

Pasca Pemilihan Umum ini, masih akan ada tahapan lain yang harus dijalankan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diantaranya Pemungutan dan Penghitungan Suara yang berlangsung dari 18 April 2019 – 22 Mei 2019. Kemudian Penyelesaian Sengketa Pilpres dari tanggal 23 Mei 2019 – 15 Juni 2019 dan akan dilanjutkan dengan Pengumuman Pemenang serta Pelantikan Pemenang.

Oleh karena itu, Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, S.I.K, M.Si sangat berharap kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Belu untuk tetap menjaga situasi aman di dalam bermasyarakat pasca hari H Pemilihan Umum serentak yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, Rabu (24/04/2019). “Saat ini sudah sampai tahap pleno di tingkat Kecamatan. Saya minta kepada masyarakat di Belu dan Malaka untuk tetap tenang dalam menjaga situasi aman dan nyaman hingga semua tahapan Pemilu ini diselesaikan.”

Kapolres Belu juga mengingatkan agar masyarakat di wilayah hukum Polres Belu tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang akan merugikan diri sendiri maupun sesama di lingkungan sekitar. “Masyarakat jangan lakukan tindak pidana dengan terpengaruh dari berita-berita hoax, isu SARA ataupun segala bentuk provokasi dari pihak tertentu,” tegas AKBP Christian.

Dirinya menghimbau bahwa apapun hasil dari Pemilihan Umum baik Presiden dan Wakil Presiden maupun Legislatif di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten yang telah berlangsung tersebut merupakan pilihan dari masyarakat sendiri yang ada di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka. “Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, mari kita sama-sama menghargai hasilnya dan tidak membuat kegiatan yang menimbulkan perpecahan,” tandas Kapolres Tobing. (Ronny)

Popular Articles