Wednesday, March 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Prakarsai Dua Kegiatan Fenomenal Di Perbatasan RI-RDTL, Kapolda NTT Diganjar Penghargaan

Kupang, Theeast.co.id – Keberhasilan memprakarsai dua kegiatan fenomenal yang memecahkan rekor di wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) lrjen Pol Drs. Raja Erizman diganjar dua penghargaan sekaligus dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Penghargaan berupa piala, piagam dan medali diserahkan Pendiri sekaligus Direktur LEPRID, Paulus Pangka di lobby Lantai I Mapolda NTT dengan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda NTT dan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, S.I.K., M.H., M.Si, Kamis (24/04/2019).

Dua penghargaan ini diberikan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia kepada Kapolda NTT atas prakarsa-nya dalam kegiatan pembentangan dua Bendera Merah Putih berukuran besar (60*40 Meter & 2,200 Meter) pada tanggal 16 Agustus 2018 di Batas Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu dan penampilan tarian Tebe Kolosal Lalu Lintas Merah Putih yang melibatkan 7.650 penari (rangkaian kegiatan Milenial Road Safety Festival) di Lapangan Umum kota Atambua, Kabupaten Belu pada tanggal 01 Februari 2019.

Direktur LEPRID, Paulus Pangka pada kesempatan penyerahan penghargaan kepada Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Raja Erizman menyebutkan bahwa Kepolisian Republik Indonesia sudah banyak menyabet penghargaan dari berbagai kegiatan yang memecahkan rekor baru.

Kali ini LEPRID sebagai lembaga prestasi baru dan telah terdaftar secara resmi memberikan penghargaan kepada Polda Nusa Tenggara Timur atas dua prestasi fenomenal. “Dua kegiatan yang diprakarsai Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Raja Erizman sangat fenomenal dan layak mendapatkan penghargaan,” pungkas Paulus.

Kapolda NTT ini memprakarsai Pembentangan dua Bendera Merah Putih raksasa ukuran 60×40 meter dan Bendera Merah dengan panjang 2,200 meter di Mota’ain, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara Republik Indonesia dan Timor Leste menjelang perayaan 17 Agustus 2018 lalu.

Disampaikan bahwa berikutnya Kapolda NTT juga berhasil memprakarsai penampilan 7.650 siswa yang membawakan tarian tradisional tebe saat kegiatan Millinial Road Safety di Lapangan Umum kota Atambua, Kabupaten Belu awal Februari 2019 yang lalu.
“Waktu itu, walaupun diguyur hujan, namun ribuan peserta yang sebagian besar pelajar tetap menampilkan tarian tebe dan ini sangat luar biasa,” kisah Paulus Pangka yang saat itu berada di tempat kegiatan.

Kegiatan ini dinilai Direktur LEPRID semakin luar biasa karena bukan saja dilihat dari segi jumlah peserta tarian namun ada nilai budaya yang diwariskan kepada anak-anak untuk kelanjutan budaya daerah. “Ada semangat dari anak-anak sekolah dan (tarian) ini luar biasa meskipun hujan namun tari tebe kreasi tetap ditampilkan 7.650 peserta,” tandasnya.

Atas keberhasilan memprakarsai dua kegiatan fenomenal ini maka LEPRID menyerahkan berupa Piala, medali dan piagam kepada Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Raja Erizman.

Dikisahkan, LEPRID juga sudah memberikan sejumlah penghargaan kepada Polda Metro Jaya dalam pengungkapan kasus dan Polda NAD karena membasmi ratusan hektar ladang ganja di wilayah NAD. (Ronny)

Popular Articles