Friday, April 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Danrem 161/WS Pimpin Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Kunker Ibu Mufidah Jusuf Kalla Ke Kabupaten Belu Wilayah Perbatasan RI-RDTL

Atambua, Theeast.co.id – Danrem 161/Wira Sakti Kupang,  Brigjen TNI Syaiful Rahman, S,Sos memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja (Kunker) dari Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, ibu Haji Mufidah Jusuf Kalla ke Kabupaten Belu, Provinsi NTT wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Senin sore (29/04/2019).

Pantauan awak media ini, ribuan personel TNI, Polri dan Instansi Terkait melaksanakan
Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Kunker Ibu Mufidah Jusuf Kalla ini di Lapangan Umum kota Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, RI 4 ini akan berkunjung ke kabupaten Belu pada besok hari, Selasa (30/04/2019).

Pada Apel Gelar Pasukan tersebut, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P yang pada intinya menyampaikan Apel Gelar Pasukan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan sekaligus memantapkan koordinasi terkait tugas dan tanggung jawab pengamanan yang diemban masing-masing Subsatgas dalam menjalankan tugas mengamankan RI-4 beserta rombongan yang akan melaksanakan Kunker di Provinsi NTT.

Harapannya, TNI bersama-sama dengan Polri dan pemerintah daerah setempat serta unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran sehingga pengamanan VVIP dapat dilaksanakan secara optimal.

“Untuk itu dalam pelaksanaannya memerlukan kejelasan tugas dan tanggung jawab serta rantai komando yang efektif efisien agar tujuan dan sasaran pengamanan baik objek rute maupun tempat pelaksanaan kegiatan Kunjungan Kerja Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan rombongannya dapat berjalan dengan maksimal dan sukses.”

Disebutkan Apel Gelar Pasukan ini juga merupakan sarana untuk melaksanakan koordinasi antar unsur yang ada di lapangan sehingga tidak terjadi hambatan sekecil apapun. Diharapkan apabila terjadi hambatan dapat segera diatasi melalui koordinasi dan komunikasi secara cepat agar pengamanan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Seluruh peserta PAM agar memahami dan menguasai prosedur tetap pengamanan VVIP sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing disiplin dan rantai komando secara jelas. Jangan lengah dan tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lapangan jalin komunikasi. Koordinasi antar unsur Pengamanan secara optimal serta melaporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi secara hierarki.”

Diakhir amanat, Pangdam IX/Udayana, Benny Susianto kembali memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar semua upaya yang dilakukan oleh Satuan PAM Kunker Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan rombongannya dapat berjalan dengan baik. (Ronny)

Popular Articles