Tuesday, February 17, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Koster: Kalau Pariwisata Untung Mereka Diam, Giliran Rugi Pemerintah Dipanggil

DENPASAR, Theeast.co.id – Gubernur Bali I Wayan Koster secara lugas mencerca pelaku pariwisata Bali yang dinilainya tidak proaktif bekerja sama untuk keluar dari kesulitan akibat dampak wabah korona. Hal ini disampaikan Koster saat memimpin rapat evaluasi dan peluncuran branding We Love Bali Movement’ di Gedung Bank Indonesia Denpasar, Jumat (6/3). Dalam pertemuan tersebut, Koster meminta agar semua pihak bekerja keras memulihkan pariwisata Bali dengan caranya masing-masing. Sebab, pemerintah pusat sudah memberikan banyak kemudahan agar Indonesia keluar dari krisis tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Koster meminta agar seluruh pengusaha pariwisata untuk menyelenggarakan satu event secara mandiri dan dilakukan entah itu dengan swadaya atau dengan kolaborasi dengan asosiasi lainnya. Sekalipun dalam nada guyon, Koster secara tegas agar pelaku pariwisata care dengan kondisi yang terjadi saat ini. “Jangan hanya ingat untung saja. Kalau untung diam-diam saja. Kalau merugi giliran pemerintah yang dipanggil, pemerintah yang disalahkan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Koster memerintahkan dan mewajibkan agar seluruh group yang menjalankan usahanya di Bali wajib menyelenggarakan satu event tertentu entah itu berupa pameran, promosi, festival, kompetisi dan sebagainya. Semuanya harus dilaksanakan mulai April 2020 dan seterusnya. Untuk mempertegas perintah ini, Koster pun membaca satu persatu nama-nama group dan meminta mereka untuk berdiri dan mengacungkan tangan. Ada beberapa group yang diabsen Koster dan ternyata mereka tidak hadir. Beberapa di antara group pusat oleh-oleh dan souvenir, group restauran dan beach club. “Kita harus bekerja. Kalau kunjungan lancar, maka tamu-tamu itu bisa dibawa untuk belanja di pusat oleh-oleh atau makan di restaurant,” ujarnya.(axelle dae).

Popular Articles