Thursday, April 23, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pastikan Kelengkapan APD Corona, 3 Anggota DPRD Belu Langsung Turun Ke RSUD Atambua

ATAMBUA, Theeast.co.id – Tiga anggota DPRD Belu lintas komisi, Theodorus Manehitu Djuang, Agustinho Pinto dan Aprianus Hale mendatangi langsung RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL guna memastikan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) Corona, Rabu sore (15/04/2020).

Ketiga anggota DPRD Belu dari komisi 1, 2 dan 3 ini memastikan kelengkapan APD terutama bagi para petugas medis yang bila terdapat pasien Covid-19 di Kabupaten Belu maka akan berhubungan secara langsung.

Pantauan awak media ini, ketiga politisi Belu itu ternyata sudah ditunggu dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Atambua, dr. Batsheba Elena Corputty didampingi Kepala Bidang Pelayanan, Sipri Mali dan Kepala Bidang Penunjang, Henny Nahak.

Secara bersamaan ketiga anggota DPRD Belu dan para pejabat RSUD Atambua menuju ruang kerja Direktur RSUD Atambua.

Sebagai anggota komisi 3, Aprianus Hale membuka perbincangan dengan menyampaikan maksud kedatangan mereka sebagai anggota DPRD Belu ke RSUD Atambua dalam memastikan ketersediaan APD Corona.

“Sebagai anggota DPRD, berdasarkan informasi- informasi yang kami dapat bahwa terdapat perawat yang mogok karena tidak ada ketersediaan APD. Nah untuk memastikan ini kami datang sendiri, sekaligus kami ingin tahu sejauh mana proses perkembangan pengadaannya yang sudah direncanakan Pemda Belu sejak beberapa waktu yang lalu,” pungkas politisi Nasdem yang biasa disapa Jofan.

Senada dengan itu anggota komisi 1, Theodorus Manehitu Djuang menyampaikan bahwa berdasarkan hasil diskusi dengan beberapa anggota DPRD Belu ingin memastikan kesiapan para tenaga medis serta APD yang akan digunakannya.

“Sama-sama kita tahu bicara Corona menciptakan trauma dan kepanikan sehingga kami ingin pastikan informasi yang beredar seolah ada polemik yang tidak bisa diselesaikan,” tandas politisi PDIP yang biasa disapa Febby Djuang.

Sementara itu, anggota komisi 2, Agustinho Pinto selain mempertanyakan kesiapan APD untuk petugas, juga bertanya akan realisasi anggaran 11 miliar lebih dari Pemda Belu sudah sampai ditangan Direktur RSUD atau belum? serta mempertanyakan terkait ada tidaknya pasien yang sudah positif Covid-19.

Menjawabi semua itu, direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Batsheba Elena Corputty membantah bahwa sesungguhnya tidak ada aksi mogok oleh petugas medis tetapi yang terjadi adalah pertemuan untuk mengevaluasi sudah sejauh mana pelayanan yang diberikan untuk mencegah dan menangani Covid-19.

Dirinya juga menjelaskan bahwa foto yang di-posting awak media merupakan foto sebelum dimulainya pertemuan.

Akibat sebaran foto tersebut, Wakil Bupati Belu juga sudah datang menyelesaikan dengan dua orang petugas yang foto dan yang mengirim foto tersebut.

“Salah satu petugas yang menyebarkan foto memberikan keterangan bahwa dia tidak mengatakan terkait kata mogok atau hal lainnya. Dia hanya mengirimkan foto kepada suaminya dan meneruskan kepada wartawan. Dan itu sudah selesai,” pinta Elen Corputty.

Hanya saja dirinya menegaskan bahwa kedua petugas tersebut dipastikanpasti akan ditindak lanjut dari atasan.

Pemberitaan oleh awak media pun dipersoalkan karena tidak dikonfirmasi terlebih dahulu sehingga menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Diterangkan oleh direktur RSUD Atambua bahwa sesungguhnya APD sudah ada didapat dari Pemerintah Provinsi dan donasi.

Sementara terkait anggaran 11 Miliar lebih yang diberikan Pemda kepada RSUD Atambua untuk mencegah dan menangani Covid-19, dr. Elen Corputty mengaku bahwa anggaran tersebut belum dicairkan.

Selain itu, untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Belu, dirinya menjelaskan bahwa hingga saat ini belum diketahui adanya pasien positif. Berdasarkan hasil rapid test kepada 13 orang pun semuanya memiliki hasil negatif.

Lebih lanjut Direktur RSUD Atambua ini menjelaskan bahwa selain kesiapan APD, pihak RSUD Atambua sudah menyiapkan ruangan isolasi bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Belu.

Usai mendapatkan penjelasan dari pihak RSUD Atambua, ketiga anggota DPRD Belu ini memantau langsung ketersediaan APD di gudang barang dan ruangan isolasi pasien Covid-19. (Ronny).

Popular Articles