Tuesday, February 17, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sebulan Berjuang di Lapangan, Dinas PUPR Belu Berhasil Alirkan Air Motamoru ke Kota Atambua

ATAMBUA, The East Indonesia – Kurang lebih hampir sebulan berjuang di lapangan untuk mentransmisikan air baku ke wilayah perkotaan, akhirnya Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas PUPR Belu berhasil mengalirkan air dari sumber mata air Motamoru, Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Tepatnya pada tanggal 22 Juli 2020 kemarin, air baku dari Motamoru berhasil dialirkan masuk ke reservoar Fatubenao, Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belu, Vincent K. Laka saat diwawancarai awak media ini menjelaskan bahwa sumber mata air Motamoru ditransmisikan ke reservoar Fatubenao karena melihat jumlah debit air yang besar, Rabu (29/07/2020).

Karena itu, pihaknya memanfaatkan sumber daya yang ada, barang-barang sisa seperti pompa dan genset sehingga melakukan rekayasa di lapangan.

“Kita melakukan pekerjaan siang – malam selama hampir sekitar 1 bulan, akhirnya minggu lalu kita sudah berhasil alirkan air itu masuk ke reservoar Fatubenao dengan debit sekitar 6-8 liter/detik,” tandas pria yang akrab disapa Eng Laka.

Kadis PUPR Belu ini mengakui bahwa memang semua yang terpasang belum secara layak untuk operasikan 24 jam akan tetapi akan segera dilakukan perbaikan- perbaikan di lapangan sehingga pada 1 atau 2 minggu ke depan bisa beroperasi minimal 10 sampai 12 jam.

Eng Laka berharap dengan air Motamoru yang masuk ke wilayah perkotaan Atambua tersebut akan menjadi suntikan baru buat PDAM Belu mendistribusikan kepada masyarakat.

“Kata masih melakukan perbaikan-perbaikan di lapangan dan berharap bisa beroperasi 10 sampai 12 jam sehingga menambah ketersediaan air baku bagi masyarakat disaat musim kemarau,” pintanya.

Terkait operasionalnya, Kadis Eng Laka menegaskan akan menyerahkan kembali kepada pihak PDAM Kabupaten Belu yang merupakan operator air minum. (Ronny).

Popular Articles